PILKADA GUNUNGKIDUL : Golkar Ingin Badingah, Djangkung Makin Dielu-elukan

08 Mei 2015 13:40 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Pilkada Gunungkidul setidaknya memiliki dua kandidat yang cukup dikenal masyarakat.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Partai politik terus bergerilya mendekati pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah di akhir tahun nanti. Meski ada isu tidak bisa mengikuti pemilihan, DPD Golkar Gunungkidul terus intens menjalin komunikasi politik dengan sejumlah partai.

Dalam pertemuan dengan pengurus DPD Golkar Provinsi beberapa waktu lalu, mereka berani mengusulkan Badingah sebagai kandidat calon bupati yang akan diusung nanti. Meski demikian, DPD Golkar Gunungkidul juga masih menunggu penyelesaian konflik internal di tingkat pusat.

“Kami juga masih menunggu, tapi untuk antisipasi, kami di daerah sudah melakukan proses penjaringan. Salah satu calon yang akan diusung adalah Badingah,” kata Sekretaris DPD Golkar Gunungkidul Heri Nugroho kepada wartawan, Kamis (7/5/2015).

Anggota DPRD Gunungkidul itu yakin Golkar bisa mengikuti pilkada. Hingga saat ini, sudah ada dua partai yang intens menjalin komunikasi secara serius.

“Namun demikian kami juga sadar diri, dan tidak akan memaksakan kehendak untuk berkoalisi. Sebab, semua terserah masing-masing partai,” ujar dia.

Guna memastikan partisipasi Golkar dalam pilkada, Heri pun berharap konflik di tingkat pusat bisa segera diselesaikan. Oleh karenanya, dia sependapat dengan usulan Akbar Tandjung untuk diadakan Musyawaran Nasional Luar Biasa.

“Kalau perlu kedua orang yang sedang berkonflik dilarang ikut dalam kongres luar biasa, sehingga akan muncul tokoh baru yang bisa menyatukan kembali partai,” tutur Heri.

Deklarasikan Sahabat Djangkung

Sementara itu, meski DPP PDI Perjuangan belum mengumumkan siapa calon yang akan diusung dalam pilkada, ratusan relawan dan kader mendeklarasikan diri sebagai Sahabat Djangkung di Balai Desa Genjahan, Ponjong. Deklarasi ini dibentuk sebagai dukungan kepada Djangkung Sujarwadi untuk maju sebagai calon bupati.

“Kami semua sepakat mendukung Djangkung untuk pemenangan di pilkada,” kata Ketua Relawan Ponjong, Sugeng Pratopo kepada wartawan kemarin.

Dia menjelaskan, petisi yang diucapkan selain meminta DPP segera memutuskan Djangkung sebagai calon bupati, juga menggunakan semboyan SIMO. Semboyan ini merupakan kepanjangan dari Siap Menang dan Oenggoel.

“Kami sudah berkomitmen untuk memenangkan pilkada. langkah pertama, kami juga sudah mendeklarasikan relawan di tingkat desa,” beber Sugeng.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPC PDIP Gunungkidul Philipus Suparno mengungkapkan, saat ini partainya menjadi satu-satunya partai yang bisa mengusung calon sendiri. Namun hingga sekarang, masih menungggu hasil rekomendasi dari DPP.

“Proses penjaringan sudah dilakukan beberapa bulan lalu. namun hingga saat ini belum juga muncul siapa kandidat yang akan diusung di pilkada,” tutur Suparno.