Bantuan Air Bersih di Gunungkidul Capai 3,49 Juta Liter
BPBD Gunungkidul mencatat bantuan air bersih mencapai 698 tangki atau 3,49 juta liter. Distribusi diperkirakan berlanjut hingga musim kemarau berakhir.
Pilkada Gunungkidul setidaknya memiliki dua kandidat yang cukup dikenal masyarakat.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Partai politik terus bergerilya mendekati pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah di akhir tahun nanti. Meski ada isu tidak bisa mengikuti pemilihan, DPD Golkar Gunungkidul terus intens menjalin komunikasi politik dengan sejumlah partai.
Dalam pertemuan dengan pengurus DPD Golkar Provinsi beberapa waktu lalu, mereka berani mengusulkan Badingah sebagai kandidat calon bupati yang akan diusung nanti. Meski demikian, DPD Golkar Gunungkidul juga masih menunggu penyelesaian konflik internal di tingkat pusat.
“Kami juga masih menunggu, tapi untuk antisipasi, kami di daerah sudah melakukan proses penjaringan. Salah satu calon yang akan diusung adalah Badingah,” kata Sekretaris DPD Golkar Gunungkidul Heri Nugroho kepada wartawan, Kamis (7/5/2015).
Anggota DPRD Gunungkidul itu yakin Golkar bisa mengikuti pilkada. Hingga saat ini, sudah ada dua partai yang intens menjalin komunikasi secara serius.
“Namun demikian kami juga sadar diri, dan tidak akan memaksakan kehendak untuk berkoalisi. Sebab, semua terserah masing-masing partai,” ujar dia.
Guna memastikan partisipasi Golkar dalam pilkada, Heri pun berharap konflik di tingkat pusat bisa segera diselesaikan. Oleh karenanya, dia sependapat dengan usulan Akbar Tandjung untuk diadakan Musyawaran Nasional Luar Biasa.
“Kalau perlu kedua orang yang sedang berkonflik dilarang ikut dalam kongres luar biasa, sehingga akan muncul tokoh baru yang bisa menyatukan kembali partai,” tutur Heri.
Deklarasikan Sahabat Djangkung
Sementara itu, meski DPP PDI Perjuangan belum mengumumkan siapa calon yang akan diusung dalam pilkada, ratusan relawan dan kader mendeklarasikan diri sebagai Sahabat Djangkung di Balai Desa Genjahan, Ponjong. Deklarasi ini dibentuk sebagai dukungan kepada Djangkung Sujarwadi untuk maju sebagai calon bupati.
“Kami semua sepakat mendukung Djangkung untuk pemenangan di pilkada,” kata Ketua Relawan Ponjong, Sugeng Pratopo kepada wartawan kemarin.
Dia menjelaskan, petisi yang diucapkan selain meminta DPP segera memutuskan Djangkung sebagai calon bupati, juga menggunakan semboyan SIMO. Semboyan ini merupakan kepanjangan dari Siap Menang dan Oenggoel.
“Kami sudah berkomitmen untuk memenangkan pilkada. langkah pertama, kami juga sudah mendeklarasikan relawan di tingkat desa,” beber Sugeng.
Di sisi lain, Wakil Ketua DPC PDIP Gunungkidul Philipus Suparno mengungkapkan, saat ini partainya menjadi satu-satunya partai yang bisa mengusung calon sendiri. Namun hingga sekarang, masih menungggu hasil rekomendasi dari DPP.
“Proses penjaringan sudah dilakukan beberapa bulan lalu. namun hingga saat ini belum juga muncul siapa kandidat yang akan diusung di pilkada,” tutur Suparno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mencatat bantuan air bersih mencapai 698 tangki atau 3,49 juta liter. Distribusi diperkirakan berlanjut hingga musim kemarau berakhir.
Target droping air bersih BPBD Gunungkidul turun menjadi 800 tangki akibat efisiensi anggaran dan kenaikan BBM non-subsidi.
Social Research Centre (SOREC) dan Yayasan Jembatan Cahaya Kasih melakukan kajian mengenai kerentanan perempuan dan anak di Tanah Harapan, Koja dan Kalibaru
Hujan ekstrem melanda Prefektur Chiba, Jepang, menyebabkan enam orang tewas, 400.000 warga dievakuasi, dan ribuan penumpang terjebak di Bandara Narita.
Sejumlah siswa SR Terintegrasi 1 Kulonprogo mengalami homesick. Satu siswa resmi mundur, dua lainnya dalam proses pengunduran diri.
Menkum Supratman Andi Agtas menyebut Prabowo meminta pembahasan RUU Perampasan Aset segera dipercepat oleh DPR.