Ada Kambing Tanpa Kaki di Gunungkidul

Kambing tanpa kaki, milik Mukijan warga Dusun Klumpit, Desa Tepus, Kecamatan Tepus Gunungkidul. (Uli Febriarni/JIBI - Harian Jogja)
15 Mei 2015 15:21 WIB Uli Febriarni Gunungkidul Share :

Kambing tanpa kaki lahir di Gunungkidul

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kambing tanpa kaki, berwarna coklat putih, ditemukan di Dusun Klumpit, Desa Tepus, Kecamatan Tepus, pada Kamis (14/5/2015).

Kambing tersebut merupakan milik seorang warga bernama Mukijan. Ia tidak menyangka kambing peliharaanya melahirkan anak kambing tanpa kaki. Anak kambing tersebut lahir pada Kamis sore.

Kejadian bermula saat Mukijan sepulang dari sawah hendak memberi makan kambing yang berada di dalam kandang di samping rumahnya. Sesampainya di kandang kambing, Mukijan kaget karena anak kambing yang lahir dari perkawinan dengan jenis kambing PE itu, tidak memiliki kaki.

Induknya baru pertama kali melahirkan. Namun yang aneh, saat beranak, yang keluar ialah bagian bokong [pantat] terlebih dahulu.

"Saya curiga, biasanya melahirkan itu kepala duluan. Tetapi ini malah keluar pertama bagian pantat," jelasnya, Jumat (15/5/2015).

Menurut Mukijan, kejadian tersebut menyebabkan banyak warga di desa setempat menjadi heran sekaligus berbondong-bondong untuk menyaksikan kambing aneh tersebut.

"Induknya tidak mau menyusui, terpaksa disusui pakai dot untuk menyusui. Sampai saat ini kambing itu masih terlihat lemas, sudah saya kasih susu dan selimut," sebutnya.

Selain itu, anak kambing itu mempunyai pernafasan yang tidak normal. Sebab, jantungnya berada di bawah lambung.

"Jika berdenyut jantungnya berada dibawah lambung. Dan nafasnya itu seperti mendengkur," ucapnya.

Ia berniat akan terus memelihara anak kambing tanpa kaki tersebut semampunya.

"Walapun merasa kasihan, saya beserta anak-anak saya akan merawat kambing ini," terangnya.