Advertisement

IDULADHA 2015 : Kesehatan Hewan Kurban Bisa Diketahui Melalui Ciri dan Bentuk Fisik

David Kurniawan
Sabtu, 19 September 2015 - 02:20 WIB
Mediani Dyah Natalia
IDULADHA 2015 : Kesehatan Hewan Kurban Bisa Diketahui Melalui Ciri dan Bentuk Fisik

Advertisement

Iduladha 2015 untuk hewan kurban dapat diketahui kesehatannya dari penampilan luar.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Kesehatan Hewan Gunungkidul mengimbau masyarakat lebih teliti sebelum membeli hewan kurban. Ada baiknya masyarakat mengetahui ciri-ciri kesehatan hewan sebelum membelinya.

Advertisement

Sekretaris Dinas Peternakan Gunungkidul Udi Pranoto mengakui jelang pelaksanaan kurban, intensitas keluar masuk hewan semakin tinggi. Sebagai dampaknya, potensi hewan yang kurang sehat juga semakin banyak.

“Kita sudah melakukan berbagai upaya untuk pencegahan [salah satunya dengan pemantauan di lapangan], tapi ada baiknya warga juga ikut berhati-hati sebelum membeli,” kata Udi saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (18/9/2015).

Dia menegaskan, kesehatan hewan sangat penting sebelum pelaksanaan kurban. Setiap hewan yang akan dikurbankan, selain cukup umur juga harus sehat secara fisik.

“Kita tidak memiliki kewenangan dalam penentuan layak tidaknya sapi atau kambing untuk kurban. Tapi kami menyarankan agar masyarakat membeli hewan yang sehat,” tutur Udi.

Berdasarkan catatan Dinas Peternakan Gunungkidul, di tahun lalu ada 35 sapi yang terindentifikasi terserang penyakit cacing hati dan ada seekor sapi yang terkena penyakit radang paru-paru. Jumlah ini menurun dibandingkan temuan di 2013, di mana ada 69 ekor sapi yang terkena cacing hati.

“Secara fisik sangat sulit untuk mengidentifikasi penyakit cacing hati. Tapi kalau sakitnya parah, akan terlihat pembengkakan di sekitar dagu sapi,” tutur dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Gunungkidul Priyo Yulianto menambahkan, ciri-ciri hewan yang sehat bisa dilihat dari bentuk tubuhnya. Yakni, bentuknya tegap, tidak pincang dan memiliki bulu-bulu halus serta tidak kumal.

“Ini baru sebatas pandangan dari jarak jauh. Untuk memastikan juga harus melakukan pengamatan dari jarak dekat,” kata Priyo.

Dia menjelaskan, pengamatan jarak dekat ini untuk memastikan hewan yang akan dikurbankan tidak mengalami kebutaan atau hanya memiliki skortum (buah zakar) tunggal. Dalam syariat islam, hewan-hewan yang memiliki cacat fisik tidak boleh digunakan untuk kurban.

“Untuk mengetahui skortumnya tunggal atau tidak harus dilakukan dengan memegang langsung. Sedang untuk mengecek kebutaan, calon pembeli bisa mengetahuinya dengan menggerakan tangan di depan mata hewan, jika bereaksi maka dipastikan tidak buta,” urai dia.

Disinggung mengenai kemungkinan adanya peredaran sapi dari Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Piyungan, Priyo mengakui kemunginan itu sangat kecil. Kendati demikian, pihaknya akan terus mewaspadai dengan melakukan pemantauan secara intens jelang pelaksanaan kurban yang tinggal beberapa hari.

“Untuk mengetahui sapi bebas dari TPAS Piyungan harus dilakukan uji lab terhadap sapi-sapi itu. namun yang paling penting, masyarakat bisa mengetahui kesehatan hewan yang akan dibeli,” tutur dia.

Ciri-ciri hewan yang bisa untuk kurban
- Bentuk badan tegap dan tidak pincang
- Mata sapi akan memberikan respon saat ada gerakan-gerakan di sekitar mata
- Tidak mengeluarkan darah dari kulit, karena jika itu sampai terjadi maka sapi berpotensi terkena antrak
- Untuk mengetahui umur sapi kurban, bisa dilihat melalui struktur gigi
Sumber: wawancara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Ternyata Selat Hormuz Sudah Dilintasi Ratusan Kapal

Ternyata Selat Hormuz Sudah Dilintasi Ratusan Kapal

News
| Sabtu, 04 April 2026, 17:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement