Advertisement

Warga Kepek Digegerkan dengan Penemuan Jenazah Membusuk di Gua Songpit

Uli Febriarni
Jum'at, 23 Oktober 2015 - 13:32 WIB
Nina Atmasari
Warga Kepek Digegerkan dengan Penemuan Jenazah Membusuk di Gua Songpit

Advertisement

Warga Kepek Gunungkidul digegerkan dengan penemuan mayat di dalam gua

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Warga Dusun Songontel, Desa Kepek, Saptosari digegerkan dengan adanya penemuan jenazah membusuk di Luweng Songpit, Songontel, Kepek, pada Kamis (22/10/2015).

Advertisement

Saat ditemukan dari dalam luweng sedalam 90 meter tersebut, jenazah sudah mengeluarkan bau busuk. Korban diduga sudah meninggal dunia sejak Selasa (20/10/2015).

Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 09.00 WIB pagi, dua orang warga setempat, yakni Wasisto dan Siswanto, berada di sekitar lokasi kejadian. Mereka kemudian menemukan sebuah sandal tanpa pasangan, di bibir luweng.

Sandal tersebut dibawa ke kediaman keluarga Marno, karena menurut kabar, korban sudah meninggalkan kediamannya sejak Selasa.

Anggota keluarga memastikan bahwa sandal tersebut milik Marno. Mereka lalu menuju lokasi penemuan sandal dan mencium bau busuk yang sangat menyengat dari dalam luweng.

Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian Sektor Saptosari. Karena melihat lokasi yang sulit untuk melalukan proses evakuasi, pihak kepolisian meminta bantuan dari tim Search And Rescue Palang Merah Indonesia Kabupaten Gunungkidul. Tim SAR turun ke dalam luweng sedalam sekitar 90 meter itu dan menemukan sesosok jenazah, pada sekitar pukul 16.45 WIB.

Proses upaya evakuasi jenazah dilanjutkan dengan mencoba menarik jenazah menggunakan tali, namun lokasi yang berbentuk lereng miring cukup menyulitkan upaya evakuasi.

Jenazah baru bisa diangkat sekitar pukul 20.50 WIB, untuk kemudian diidentifikasi.

KSPK Kepolisian Resor Gunungkidul, Ipda Sujino mengungkapkan, bahwa korban yang berhasil diketahui bernama Marno, berusia 70 tahun tersebut diperkirakan terperosok jatuh ke dalam luweng saat sedang berladang.

"Korban diketahui sudah pikun, kejadian ini murniĀ  sebuah kecelakaan," ujarnya, di lokasi kejadian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Aksi Pencurian Granit di Laut Karimun Digagalkan KRI

Aksi Pencurian Granit di Laut Karimun Digagalkan KRI

News
| Minggu, 05 April 2026, 16:37 WIB

Advertisement

Cable Car Baru di Tawangmangu Diserbu Wisatawan

Cable Car Baru di Tawangmangu Diserbu Wisatawan

Wisata
| Minggu, 05 April 2026, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement