Advertisement
BARON TECHNOPARK : Budidaya Kerapu & Lobster Akan Dikembangkan
Advertisement
Baron technopark diharapkan mampu menjawab kebutuhan warga.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Dwikorita Karnwati mengatakan, pengembangan Baron Teknopark tidak hanya sebatas riset.
Advertisement
Menurut dia, sudah waktunya untuk memberdayakan masyaraat sekitar agar tidak jadi penonton. Cara-cara itu dilakukan edngan melakukan pemanfaatan lahan yang ada atau upaya budidaya kerapu dan lobster.
Di sinilah peran BPPT dibutuhkan untuk memberikan pendampingan dalam upaya pemberdayaan masyarkat sekitar. Dwikorita mengatakan luasan Baron Teknopark ada 59 hektare, sehingga sangat memungkinkan dalam upaya pemberdayaan menuju desa mendiri.
“Luas lahan itu rinciannya sembilan hektare milik BPPT, sedang sisanya milik pemerintah daerah. Kondisi itu bisa saling melengkapi dalam upaya pengembangannya. Saya menyakini kalau ada kerja sama yang baik maka upaya mewujudkan desa mandiri bisa tercapai,” kata Dwikorita, Kamis (3/12/2015)
Sementara itu, Pejabat Bupati Gunungkidul Budi Antono mengungkapkan, keberadaan Baron Teknopark bisa digunakan untuk pengembangan energi terbarukan. Ke depannya dengan fasilitas yang dimiliki, kawasan ini bisa dikembangkan untuk wisata minat khusus, sehingga bisa berperan dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. “Saat wisatawan datang bisa jadi peluang usaha bagi masyarakat sekitar keberadaannya bisa mendorong adanya perbaikan ekonomi yang lebih baik,” kata Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penerbangan Singapore Airlines ke Dubai Masih Dibatalkan, Ini Sebabnya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
Advertisement
Advertisement




