Advertisement
KONFLIK PERUMNAS BANTUL : Polemik Warga Perumahan Mulai Resahkan Warga Pribumi
Advertisement
Konflik Perumnas Bantul menjadi kekhawatiran warga asli.
Harianjogja.com, BANTUL-Konflik antara warga yang berada di Blok VIII Perumnas Bumi Guwosari mulai mengusik ketenangan warga asli. Buktinya, beberapa buah spanduk bernada provokatif mulai bermunculan di sekitar Dusun Pringgading, Desa Guwosari, Rabu (2/12/2015) lalu. Tapi, lantaran khawatir akan memperkeruh suasana jelang Pilkada Bantul 2015, pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul pun segera menurunkan spanduk-spanduk tersebut.
Advertisement
Keterusikan warga Dusun Pringgading dalam konflik antara warga perumnas tersebut mulai terasa ketika warga dari RT 05 Blok VIII Perumnas Bumi Guwosari melayangkan surat kepada Kepala Dusun Pringgading, Mangku Wibowo, yang ditembuskan kepada 29 pihak terkait, mulai dari Ketua RT hingga Bupati Bantul. Dalam surat itu, dengan tegas mereka mengkritik kinerja Mangku Wibowo sebagai kepala Dusun Pringgading. Mereka menilai Kepala Dusun Pringgading itu tak adil dalam memperlakukan warganya.
Melalui surat yang mereka tulis, warga RT 05 Blok VIII itu menilai bahwa Kepala Dukuh sengaja mendiskriminasikan mereka. Beberapa contohnya adalah dengan adanya keputusan pemekeran RT sekitar tiga tahun lalu. Mereka menganggap pemekaran RT itu adalah atas laporan dari Kepala Dukuh tersebut.
“Padahal, di kawasan Blok VIII, jumlah kami adalah mayoritas. Hanya sekitar 15% yang mengamini pemekaran,” kata salah satu warga RT 05 yang enggan disebutkan identitasnya, Jumat (4/12/2015).
Kekesalan warga RT 05 kian menjadi-jadi setelah Ketua RT 05 Suharno mengundurkan diri sebagai Ketua RT. Mereka menganggap pengunduran diri itu merupakan buah dari intimidasi dan paksaan dari Kepala Dusun Pringgading. Mereka pun sempat menyinggung kejadian dipersulitnya pemakaman (Bedah Bumi) warga RT 05 Blok VIII di tanah pemakaman yang ada di kawasan Blok VIII Perumnas Bumi Guwosari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Tolak Usulan Damai AS, Konflik Timur Tengah Kembali Memanas
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
Advertisement
Advertisement




