Advertisement

PERTANIAN KULONPROGO : Tingkatkan Ketahanan Pangan, Kodim Dukung Cetak Sawah Baru

Rima Sekarani
Sabtu, 05 Desember 2015 - 16:20 WIB
Mediani Dyah Natalia
PERTANIAN KULONPROGO : Tingkatkan Ketahanan Pangan, Kodim Dukung Cetak Sawah Baru

Advertisement

Pertanian Kulonprogo perlu dipertahankan bersama-sama.

Harianjogja.com, KULONPROGO-Kodim 0731/Kulonprogo mendukung upaya pencetakan lahan sawah baru di wilayah Kulonprogo. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu pemerintah meningkatkan ketahanan pangan.

Advertisement

Pasi Intel Kodim 0731/Kulonprogo, Kapten Inf. Sukardi mengatakan, kegiatan cetak sawah baru dilakukan di tiga lokasi, yaitu wilayah Koramil 06-Nanggulan, Koramil 07-Sentolo, dan Koramil 11-Pengasih.

“Pelaksanaan pencetakan sawah baru dimulai sejak Selasa (1/12/2015) kemarin,” ungkap dia, Jumat (4/12/2015).

Luas total sawah baru yang akan dicetak mencapai 50 hektare (ha). Sebagian besar berada di Dusun Donomerto, Desa Donomulyo, Nanggulan, yaitu seluas 34 ha.

“Ada juga sembilan ha di Dusun Gedangan, Desa Sentolo, Kecamatan Sentolo serta tujuh ha di Dusun Paingan, Desa Sendangsari, Pengasih,” kata Sukardi menguraikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertahut) Kabupaten Kulonprogo, Bambang Tri Budi Harsono mengatakan, cetak sawah baru merupakan antisipasi laju perkembangan perekonomian Kulonprogo. Alih fungsi lahan pertanian selama lima tahun ke depan diperkirakan bisa mencapai 300 ha. Tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan pembangunan bandara, tetapi juga lahan untuk pengembangan kawasan industri dan pemukiman.

“Hasil inventarisasi menyebutkan ada potensi cetak sawah baru sekitar 450 ha di Nanggulan, Pengasih, dan Sentolo,” ucap Bambang.

Cetak sawah baru tahun ini ditargetkan seluas 55 ha. Selain 50 ha yang mendapatkan dukungan dari Kodim 0731/Kulonprogo, masih ada lahan seluas lima ha lain yang juga terletak di wilayah Desa Pengasih. Saat ini, prosesnya baru sampai tahap pembersihan lahan dari pohon jati, sengon, kelapa, dan lainnya.

“Tahap berikutnya adalah perataan lahan lalu pemetakan,” ujar Bambang menjelaskan.

Tanam perdana diharapkan bisa dilakukan pada pertengahan Desember ini.

“Kami berusaha menggandeng TNI karena waktunya singkat. Sudah ada perjanjian kerja sama antara bupati dan dandim untuk bersama mewujudkan swasembada pangan,” kata Bambang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Jumat Agung, Paus Leo XIV Memikul Salib saat Jalan Salib di Roma

Jumat Agung, Paus Leo XIV Memikul Salib saat Jalan Salib di Roma

News
| Sabtu, 04 April 2026, 19:12 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement