Advertisement

BANDARA KULONPROGO : Pendataan Lahan Sementara, Banyak Data Tak Sesuai

Holy Kartika Nurwigati
Selasa, 08 Desember 2015 - 09:55 WIB
Nina Atmasari
BANDARA KULONPROGO : Pendataan Lahan Sementara, Banyak Data Tak Sesuai

Advertisement

Banadra Kulonprogo telah masuk tahap pendataan lahan

Harianjogja.com, KULONPROGO- Hasil sementara pengukuran lahan untuk New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo yang dilakukan Satgas A sudah mencapai 83,96% dari 3.229 bidang yang diukur atau sudah mencapai 2.711 bidang.

Advertisement

Sedangkan hasil pendataan yang dilakukan Satgas B sudah mencapai 71% dari sejumlah bidang yang ada, atau sudah sekitar 2.292 bidang yang didata.

Kasi Survey dan Pengukuran BPN Kulonprogo Obed Tri Pambudi mengungkapkan penyelesaian pekerjaan di lapangan yang masih mendapat penolakan masih ditunda dulu. Namun, pada prinsipnya tim akan turun ke lokasi tersebut apabila ada jaminan keamanan dari aparat keamanan.

"Intinya, ukur dulu yang bisa diukur. Seperti makan bubur dari pinggir, baru nanti ke tengah," kata Obed, Senin (7/12/2015)

Terkait kendala yang dihadapi tim, baik Satgas A maupun Satgas B tidak hanya berasal dari warga yang masih menolak pembangunan bandara baru itu.

Obed mengungkapkan, masalah data yang dibawa tim merupakan data dari hasil Konsultasi Publik tahun lalu. Setelah dilakukan pencocokan di lapangan, ternyata banyak yang tidak sesuai.

"Bahkan ada data yang dobel. Kendala lebih pada data dari hasil Konsultasi Publik," imbuh Obed.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Ternyata Selat Hormuz Sudah Dilintasi Ratusan Kapal

Ternyata Selat Hormuz Sudah Dilintasi Ratusan Kapal

News
| Sabtu, 04 April 2026, 17:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement