Advertisement
Baznas Kota Jogja Kumpulkan Dana Rp3,8 Miliar
Advertisement
Baznas Kota Jogja berhasil mengumpulkan dana Rp3,8 miliar
Harianjogja.com, JOGJA-Selama 2015, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jogja berhasil menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp3,8 miliar. Angka tersebut meningkat 7% dari dana yang dikumpulkan Baznas tahun lalu.
Advertisement
Wakil Ketua Pelaksana Baznas Kota Jogja, Misbahrudin mengatakan meski ada peningkatan jumlah dana ZIS tahun ini, tapi meleset dari target awal sebesar Rp4 miliar. "Banyak potensi zakat, infak, dan sedekah yang belum digarap," kata dia di Balaikota, Selasa (29/12/2015).
Beberapa potensi zakat profesi yang belum tergarap, kata Misbah, dari pegawai di Kejaksaan Negeri (Kejari), Pengadilan Negeri (PN), Pengadilan Agama (PA), Kepolisian Resort Kota Jogja, serta dari TNI Komando Distrik Militer 0734 Jogja.
Misbah mengatakan pihaknya sudah membentuk petugas Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di semua isntansi pemerintah, perusahaan, dan beberapa tempat yang berpotensi adanya zakat, infak, dan sedekah.
Sebagian besar, menurutnya, wajib zakat sudah menyadari, hanya tinggal pengumpulannya. Sebab, kata dia, potensi zakat, infak, dan sedekah di Kota Jogja bisa mencapai Rp25 miliar. Khusus zakat profesi, potensi bisa mencapai Rp1,5 miliar per bulan. "Saat ini zakat profesi baru terealisasi Rp250 juta per bulan." ujar Misbah.
Pelaksana Bidang Pengumpulan ZIS Baznas Kota Jogja Deni Riani memaparkan hasil pengumpula dana tahun ini sudah tersalurkan semua kepada mustahiq zakat atau orang yang berhak menerima zakat sesuai syariat dalam bentuk program-program unggulan, seperti program Jogja Takwa Rp2,7 miliar, Jogja Cerdas Rp623 juta, Jogja Sejahtera Rp241 juta, Jogja Peduli Rp37 juta. Selebihnya untuk operasional.
"Penerima zakat secara keseluruhan sebanyak 8.541 mustahiq yang terbagi dalam katagori fakir, miskin, dan sabilillah." paparnya.
Ia menjelaskan dalam program Jogja Taqwa kegiatan yang dilaksanakan antara lain pembinaan remaja masjid, bantuan tempat ibadah, bantuan sarana ibadah, dan jariyah santri kurang mampu. Sementara Jogja Cerdas dana yang disalurkan dalam bentuk bantuan pendidikan anak asuh, siswa kurang mampu, dan bantuan siswa berprestasi.
Deni meyakini pengumpulan dana ZIS tahun depan bisa lebih besar lagi dengan komitmen menggarap potensi wajib zakat. Pihaknya pun menargetkan mampu menghimpun dana ZIS Rp4,25 miliar pada 2016.? Sementara pengumpulan dana ZIS terbesar tahin ini adalah dari Kantor Kementrian Agama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
4 Orang Tewas Berjatuhan, Lokasi Proyek Gedung Maut di Jaksel Sepi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




