Advertisement
INFRASTRUKTUR BANTUL : Selama 2015, Total Proyek Rp130 Miliar Selesai, Apa Saja?
Advertisement
Infrastruktur Bantul terus diperbaiki untuk kenyamanan warga.
Harianjogja.com, BANTUL- Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bantul mengklaim hingga Desember ini telah merampungkan semua proyek pembangunan fisik yang direncanakan tahun 2015 dengan anggaran sebesar Rp130 miliar.
Advertisement
"Anggaran fisik sesuai belanja modal kami di tahun anggaran 2015 kurang lebih sekitar Rp130 miliar dan semua kegiatan pembangunan sudah selesai di bulan Desember," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bantul, Heru Suhadi seperti dilansir dari Antara, Selasa (29/12/2015).
Menurut dia, berbagai proyek fisik yang dikerjakan instansinya pada 2015 di antaranya pembangunan dan rehabilitasi sejumlah pasar tradisional, pembangunan gedung dan kantor pemerintahan serta sejumlah kantor kecamatan di Bantul.
"Kemudian juga ada jaringan air bersih, sanitasi dan saluran drainase, serta sebuah IPAL (instalasi pengolahan air limbah) komunal skala kelompok masyarakat seperti di wilayah Desa Panggungharjo Sewon," kata Heru.
Ia mengatakan, kegiatan pembangunan fisik tersebut bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dalam bekerja bagi kantor pemerintahan, sedangkan pembangunan jaringan serta IPAL komunal untuk membantu masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.
Menurut dia, diakui selesainya seluruh proyek fisik yang direncanakan Dinas PU pada 2015 ini tidak dikerjakan dengan buru-buru karena proses lelang, pengadaan barang dan jasa termasuk kontrak dengan rekanan sudah dilaksanakan di awal triwulan dua.
"Kalau pengalaman-pengalaman tahun sebelumnya kita selalu 'kemrungsung' (buru-buru) kalau sudah mendekati akhir tahun, namun tahun ini tidak, itu karena Maret sudah lelang semua, sehingga proses selanjutnya lebih cepat," katanya.
Sementara itu ditanya terkait dengan proyek fisik di tahun 2016, pihaknya belum memastikan berapa yang dialokasikan, karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bantul 2016 belum ditetapkan dan masih dibahas Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
"Evaluasi dari Gubernur DIY terhadap Rancangan APBD 2016 sudah, namun belum ditetapkan, informasinya ada sejumlah kegiatan di Dinas PU yang kena rasionalisasi anggaran, tapi itu belum pasti, jadi berapanya masih berubah terus," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Tolak Usulan Damai AS, Konflik Timur Tengah Kembali Memanas
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
Advertisement
Advertisement




