Advertisement
Anak Bermasalah dengan Calistung akan Didampingi
Advertisement
Anak bermasalah dengan calistung di Gunungkidul, akan didampingi Disdikpora
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Menjelang Ujian Nasional (UN) 2016, Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul melakukan pendampingan khusus kepada pelajar yang bermasalah konsep baca tulis menghitung (calistung).
Advertisement
Pendampingan bagi pelajar ini dilakukan ke sekolah-sekolah oleh pengawas sekolah Disdikpora. Diperuntukkan bagi sekolah yang pada UN 2015 lalu memiliki nilai di bawah rerata [4,0].
Sekretaris Disdikpora Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rosyid mengungkapkan, meskipun ia tidak dapat menyebutkan jumlah pasti, namun dari total sekolah yang berada di bawah nilai rerata UN 2015 Gunungkidul, disebabkan adanya pelajar yang bermasalah dengan calistung tadi. Baik pelajar Sekolah Menengah Pertama, maupun Sekolah Menengah Atas/Kejuruan dan sederajat (SMA/K dan sederajat).
"Maksudnya, bukan persoalan mereka tidak bisa calistung, namun belum menguasai betul konsep dari calistung. Misalnya dapat membaca tapi tidak mampu memahami bacaan, dan kurang menguasai konsep dasar menghitung, misalnya mereka menjawab bahwa antara setengah dan seperlima itu, yang lebih besar adalah seperlima," paparnya, Selasa (5/1/2016).
Konsep pendampingan ini, lanjut Bahron, menekankan pada kesiapan anak, bimbingan dari masing-masing guru pendamping. Dengan tujuan jangan sampai ada satuan kompetensi yang terlewatkan.
"Kami ingin mencermati dari masing-masing peserta didik dilihat satu per satu apakah mereka menghadapi masalah dari konsep baca tulis hitung," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement





