Advertisement
TAMAN KULINER WONOSARI : Relokasi Pedagang Tunggu Proses Pendataan
Advertisement
Taman kuliner Wonosari masih menunggu pendataan pedagang untuk proses relokasi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar alun-alun dan kompleks kantor Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul ke Taman Kuliner Wonosari masih stagnan di proses pendataan.
Advertisement
Kepala Seksi Bina Pedagang Kantor Pengelolaan Pasar Kabupaten Gunungkidul, Suyanto menyebutkan, mulai Tahun Anggaran 2016 pengelolaan, pembinaan dan pemberdayaan PKL yang sebelumnya menjadi tanggung jawab Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Pertambangan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindagkoptam ESDM), kini menjadi tanggung jawab Kantor Pengelolaan Pasar.
"Kami masih menunggu data bersih yang dilimpahkan dan menjadi tugas kami. Tidak banyak yang bisa disampaikan, namun proses pendataan dan persiapan relokasi PKL terus berjalan, tidak terhenti," ujarnya, Kamis (14/1/2016).
Kepala Kantor Pengelolaan Pasar Kabupaten Gunungkidul, Widagdo membenarkan bahwa proses pendataan masih terus berlangsung, untuk saat ini tercatat Kantor Pengelolaan Pasar bertanggungjawab atas sekitar 250 PKL se-Kabupaten Gunungkidul, di antaranya 47 PKL yang beroperasi di depan kompleks Pemkab.
Dirinya mengaku sudah memiliki data jumlah PKL dari Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), namun belum mengikuti kembali hasil pendataan yang terbaru.
Sejauh yang ia ketahui, ada 32 kios pedagang yang telah selesai dibangun di Taman Kuliner Wonosari, jumlah ini jelas kurang apabila dibandingkan dengan jumlah PKL yang ada. Untuk sementara, Tim Relokasi PKL mendapatkan solusi, agar PKL yang terdata namun tak mendapat kios, bisa berdagang di pelataran.
"Mereka akan mendapatkan tanda bahwa mereka resmi mendapatkan tempat berdagang di sana, untuk saat ini kami masih mencari langkah yang tepat diambil terkait proses relokasi. Termasuk sistem penggunaan, apakah sewa atau disamakan dengan retribusi pasar, atau ada alternatif lain," terangnya di ruang kerjanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mentan: Pangan Nasional Aman Meski El Nino Ekstrem Mengancam
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Sultan HB X Minta Pengusutan Gugurnya Tiga Prajurit TNI
Advertisement
Advertisement




