OPINI: Pancasila, Daulat Pangan, dan Jalan Damai di Tanah Papua
Ketegangan di Papua Selatan uji nilai Pancasila. Proyek food estate dinilai abaikan masyarakat adat dan keberlanjutan.
Tim Panitia Seminar Parenting seusai acara seminar bertajuk “Optimalisasi Peran Keluarga Untuk Membentuk Generasi Emas Yang Tangguh dan Berkarakter di Era Digital” dalam rangka peringatan Milad ke-16, di Hotel Bifa, Minggu (31/1/2016). (Joko Nugroho/JIBI/Harian Jogja)
Rumah menjadi tempat pendidikan pertama bagi seorang anak
Harianjogja.com, JOGJA – Selama ini tidak banyak yang menyadari bahwa sekolah pertama adalah rumah. Makanya orang tua dituntut untuk mampu menyiapkan anak yang bisa berkembang sesuai dengan kemajuan zaman dengan tidak melupakan pendidikan akhlak yang harus dimilikinya.
Kepala Sekolah Kelompok Bermain & Taman Kanak-kanak (KB & TK) Aisyiah Nyai Ahmad Dahlan, Susi Retnowati dalam rilisnya mengatakan rumah memang menjadi sekolah perdana bagi anak. Dengan demikian orang tua dituntut menjadi role model atau uswatun hasanah bagi anak. Orang tua juga harus mampu menjadi teman yang baik bagi anak.
“Usia Pra TK dan TK harus disadari orang tua sebagai masa-masa emas yang penting di dalam perkembangan sosial-psikologis anak,” kata Susi saat seminar bertajuk “Optimalisasi Peran Keluarga Untuk Membentuk Generasi Emas Yang Tangguh dan Berkarakter di Era Digital” dalam rangka peringatan Milad ke-16, di Hotel Bifa, Minggu (31/12016).
Susi menambahkan salah satu yang penting adalah pengenalan gadget. Pengenalan ini haruslah sesuai porsinya dan diberikan pendampingan agar anak dapat membentengi dirinya sehingga tidak kecanduan.
“Jika ada kencaduan gadget, maka anak akan mengalami ketergantungan yang dapat berakibat berkurangnya waktu untuk belajar, berinteraksi secara sosial, dan melakukan aktivitas fisik,” tambah Susi.
Seminar ini dihadiri 200 peserta menghadirkan keynote speaker Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiah, Siti Noorjannah Djohantini, Psikolog Anak RSUP dr.Sardjito, Intan Kusuma Wardhani, dan Parenting Centre Jogja, Bunda Cinta.
Salah satu perwakilan komite KB & TK Aisyiah Nyai Ahmad Dahlan, Fitri Maulidah Rahmawati mengatakan acara akan melakukan banyak pembenahan bagi KB & TK Aisyiah Nyai Ahmad Dahlan.
“Sebagai salah satu dari 18.000 TK Aisyiah di seluruh Indonesia, kami terus berbenah menyongsong perayaan satu abad Aisyiah pada 2017 nanti,” jelas Fitri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ketegangan di Papua Selatan uji nilai Pancasila. Proyek food estate dinilai abaikan masyarakat adat dan keberlanjutan.
Polisi berhasil mengungkap pencurian burung murai batu senilai Rp10 juta di Banguntapan, Bantul. Pelaku ditangkap kurang dari 24 jam.
Wamendiktisaintek Fauzan menegaskan perguruan tinggi harus membangun keberlanjutan dan menyiapkan lulusan yang relevan dengan dunia kerja.
KAI Daop 6 Yogyakarta memberikan diskon tiket kereta api 30 persen untuk 30 KA ekonomi komersial selama libur sekolah 2026.
Iran mengecam serangan AS ke fasilitas radar di Sirik dan Pulau Qeshm. Teheran menilai tindakan itu melanggar gencatan senjata dan mengancam stabilitas kawasan.
Jadwal KRL Solo–Jogja Minggu 7 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.