PENGISIAN WAKIL GUBERNUR : Danais Belum Cair, Pansus Tetap Bekerja

04 Februari 2016 07:20 WIB Jogja Share :

Pengisian Wakil Gubernur untuk pelantikan telah dianggarkan.

Harianjogja.com, JOGJA -- Pemda DIY memiliki dua skenario untuk proses penetapan dan pelantikan Wakil Gubernur DIY. Langkah ini diambil lantaran belum adanya kepastian lokasi Wagub DIY akan dilantik.

Skenario pertama mengusulkan anggaran sebesar Rp700juta bila pelantikan dilakukan di Istana Negara Jakarta. Sementara skenario kedua mengusulkan anggaran Rp400juta bila pelantikan digelar di Gedung Agung.

Sekretaris Tim Anggaran pemerintah Daerah (TAPD) DIY Bambang WIsnu Handoyo menjelaskan untuk pengajuan perubahan anggaran ke Kemendagri mestinya tak membutuhkan waktu lama. Dia memastikan pihaknya akan terus mengawal agar proses itu berlangsung lebih cepat.

Dia juga menuturkan meskipun anggaran perubahan Danais 2016 belum cair pansus penetapan DPRD DIY tetap dapat bekerja. Sebab anggaran untuk proses pengisian jabatan Wagub merupakan hal yang bersifat wajib sehingga untuk sementara pembiayaannya bisa diambilkan dari kas daerah.

Kolektor keris ini meyakinkan, meskipun perubahan Danais diambil dari anggaran yang sudah ditetapkan hal itu tak akan memengaruhi kualitas program keistimewaan lain yang sudah diatur. Menurutnya hanya diperlukan beberapa penyesuaian saja tanpa harus membatalkan program yang sudah direncanakan.

"Kalau kami berharap pelantikannya bisa di Jogja. 2012 lalu Gubernur juga dilantik di Gedung Agung," tutur dia.

Sebelumnya, Ketua DPRD DIY Yoeke Indra Agung LAksana mengatakan proses pengisian jabatan Wagub DIY akan dimulai dengan rapat Badan Musyawarah Jumat (5/2/2016). Pekan depan, pansus Penetapan sudah akan terbentuk dan akan segera mulai bekerja. Yoeke juga mengatakan pihaknya tak ingin berlama-lama menunggu pencairan danais. Menurutnya bekerja lebih cepat lebih baik.

"Pendanaan itu sempat jadi pembicaraan di pimpinan dan ketua Fraksi DPRD DIY, kalau secara pribadi saya inginnya bekerja dulu," kata dia.