RAZIA GUNUNGKIDUL : 7 Pasang Tak Resmi Terjaring, Ini Sanksi yang Diterima

Kapolsek Wonosari Kompol Riyanto (berdiri) saat memberikan pembinaan terhadap pasangan mesum yang terazia di Mapolsek Wonosari, Rabu (3/2/2016) (JIBI/Harian Jogja - dok. Polsek Wonosari)
04 Februari 2016 06:20 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Razia Gunungkidul menangkap tujuh pasangan tak resmi.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Kepala Polsek Wonosari Kompol Riyanto mengatakan dalam razia hotel di sepanjang Jalan Baron, Kecamatan Wonosari, Senin (3/2/2016), pihaknya mengamankan tujuh pasangan tak resmi.

Dia mengakui dari tujuh pasangan yang diamankan berprofesi sebagai guru. Saat digebrek, keduanya tidak dapat menunjukan bukti sebagai pasangan yang sah.

“Kami langsung gelandang ke kantor. Saat didata WTN mengaku sebagai guru, sedang TI sebagai guru tidak tetap,” ujar mantan Kapolsek Semanu itu, kepada wartawan, Rabu (3/2/2016).

Meski digelandang ke markas, ketujuh pasangan tidak dikenakan sanksi pidanan, dan hanya hanya diberikan pembinaan disertai dengan teguran keras. Selain itu, mereka juga disuruh membuat pernyataan untuk tidak mengulang perbuatan tersebut.

“Kalau sampai mengulang lagi, kami akan menindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Riyanto.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul belum bisa dikonfirmasi. Saat coba menghubungi, Kepala Disdikpora Sudodo atau Sekretarisnya Bahron Rasyid tidak tersambung karena kedua nomor milik mereka dalam keadaan tidak aktif.