Astra Motor Jombor Dukung Insan Pers lewat Servis Motor Gratis
Astra Motor Jombor gelar servis gratis untuk wartawan Harian Jogja dalam rangka Hari Pers Nasional 2026.
Taman dengan tulisan besar di Pasar Beringharjo menjadi titik untuk berfoto. (Istimewa)
Pasar tradisional mendapatkan tawaran dana Rp15 miliar untuk revitalisasi namun Pemkot bingung menentukan pasar yang akan menjadi sasaran
Harianjogja.com, JOGJA- Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Pertanian (Disperindagkoptam) Kota Jogja, Sri Harnanik mengatakan intansinya mendapat tawaran revitalisasi pasar dari Kementrian Perdagangan sebesar Rp15 miliar, tahun ini.
Namun tawaran itu harus memenuhi syarat, yakni yang direvitalisasi adalah pasar tipe kelas A yang memiliki luas lahan sekitar 5.000 meter, dan jumlah pedagang minimal 750 orang.
Padahal di Jogja hanya ada satu pasar yang memiliki tipe kelas A, yakni Pasar Bringharjo. Tapi revitalisasi pasar Bringharjo membutuhkan perencanaan yang matang sehingga sulit direalisasikan, tahun ini.
Sri Harnanik mengaku sempat menentukan Pasar Demangan untuk direvitalisasi dengan dana bantuan tersebut, karena Pasar Demangan mendekati tipe A dengan luas 4.900 meter dan jumlah pedagang mencapai 730 orang.
“Namun hasil kajian kami kebutuhan revitalisasi Pasar Demangan membutuhkan dana sekitar Rp35 miliar. Sementara tawaran pemerintah pusat hanya Rp17 miliar. Tidak cukup,” kata dia, Rabu (11/2/2016).
Pihaknya menginginkan revitalisasi dialihkan ke Pasar Pingit karena sesuai dengan yang diusulkan oleh intansinya pada akhir tahun lalu. Namun, Pasar Pingit hanya memiliki Tipe B, dengan luasan tidak sampai 5.000 meter. Jika direvitalisasi kebutuhan dana, kata dia, tidak sampai Rp17 miliar.
Namun demikian keinginannya tersebut perlu dikonsultasikan dahulu ke Kementrian Perdagangan. “Secara informal sudah kami konsultasikan tapi belum ada jawaban sampai sekarang,” ujar Sri Harnanik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Defisit APBN Semester I 2026 menyusut menjadi Rp196,5 triliun, namun belanja subsidi dan kompensasi melonjak hingga Rp233 triliun.
Karyawan konveksi di Sewon, Bantul, ditangkap usai mencuri uang majikan Rp2,55 juta. Polisi menyebut uang hasil curian dipakai untuk bermain.
AHY membekali Taruna Akmil soal tantangan global, geopolitik, ekonomi, dan pembangunan jelang pelantikan oleh Presiden Prabowo.
BPOM menegaskan regulasi adaptif penting untuk mempercepat hilirisasi inovasi bioteknologi dan memperkuat daya saing industri farmasi.
Bulog mengusulkan beras SPHP premium bermerek Beras Kita untuk menekan kenaikan harga beras premium dan menjaga stabilitas pangan nasional.