PILKADA 2017 : PDIP Inventarisasi 34 Nama Untuk Kulonprogo

Ilustrasi pemilihan umum kepala daerah (JIBI/Harian Jogja - Istimewa)
13 Februari 2016 14:22 WIB Rima Sekarani Kulonprogo Share :

Pilkada 2017 dipersiapkan sejak saar ini.

Harianjogja.com, KULONPROGO-Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kulonprogo inventarisasi  34 nama yang akan diusung dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Kulonprogo pada Februari 2017 mendatang. Sejumlah nama ini berasal dari kalangan birokrat hingga wiraswasta.

Ketua DPC PDIP Kulonprogo, Sudarto menyatakan partainya sedang dalam tahap inventarisasi nama yang akan diusung dalam pilkada mendatang. Usulan nama ini datang dari pihak internal dari DPC hingga DPP partai berlambang banteng ini.

”Asal pernah diusulkan pasti kami proses,”ujarnya di Kantor DPC PDIP Kulonprogo, Wates seusai jumpa media mengenai Rapat Kerja Daerah(Rakerda) PDIP DIY pada Jumat(12/2/2016).

Ia menguraikan usulan nama tersebut berasal dari beragam kalangan mulai dari birokrat, wiraswasta, pensiunan TNI, dll. Dari nama tersebut juga terdapat 7 nama yang merupakan aktivis wanita. Sudarto menjelaskan bahwa masih banyak proses yang harus dijalani untuk mengkerucutkan nama-nama tersebut.

Rencananya nama-nama tersebut akan dirilis ke publik pada akhir Februari 2016 mendatang. Pasalnya, sejumlah nama ini akan dibahas dalam Rapat Kerja Cabang  yang akan dilaksanakan usai gelaran Rakerda, Sabtu(13/2/2016). Ia juga menyebutkan bahwa dalam prosesnya, DPC PDIP Kulonprogo membuka kemungkinal koalisi pada partai manapun yang memiliki visi yang sama.

“Asal mau bekerja bersama, kita pasti akan koalisi,” ujar anggota DPRD DIY ini.

Rakerda sendiri akan dilaksanakan di Kulonprogo dengan diikuti oleh 1000 kader partai guna membahas konsolidasi internal partai. Lebih lanjut, rakerda ini juga akan fokus mengenai strategi pemenangan partai pada pilkada Kulonprogo dan pemilihan walikota (pilwalkot) Kota Jogja pada 2017 mendatang.

Sekretaris DPD PDIP DIY, Yuni Satia Rahayu menyatakan dalam lokasi pemilihan kegiatan Rakerda ini juga didasari niat mempersiapkan pemenangan pilkada Kulonprogo mendatang. Selain itu, ia menyatakan bahwa Kulonprogo yang pernah dipimpin oleh kader partai selama tiga periode berturut-turut menjadi bukti PDIP dekat dengan masyarakat setempat.

Merespon kekalahan yang dialami PDIP dalam tiga pilkada di kabupaten/kota di DIY sebelumnya, Yuni juga menekankan bahwa seluruh kader di Sleman, Bantul, dan Gunung Kidul akan dikerahkan untuk memastikan kemenangan partai pada tahun 2017 mendatang.

“Jangan sampai lengah, targetnya kemenangan,” jelasnya.