RAZIA JOGJA : 34 Siswa Bolos Sekolah Terjaring di Warnet hingga Warung Makan

Petugas merazia bangunan yang menyediakan jasa penyewaan play station, Selasa (1/12 - 2015). Tempat tersebut diduga menjadi markas pelajar untuk menghabiskan waktu saat membolos jam sekolah. (Tribratanews.net)
24 Februari 2016 06:20 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Razia Jogja juga menyasar pelajar yang tak mengikuti aturan.

Harianjogja.com, JOGJA-Sebanyak 34 siswa yang bolos saat jam pelajaran terjaring razia Dinas Ketertiban Kota Jogja, selama 2016 hingga Februari ini. Tujuh belas siswa di antaranya bolos pada Senin dan Selasa, kemarin.

“Sebagian besar mereka dirazia di warnet, kios game online. Ada juga di tempat tongkrongan, di warung makan dan di lapangan" kata Kepala Seksi Pembinaan, Ketentraman, dan Ketertiban, Dinas Ketertiban Kota Jogja, Murjoko, seusai menggelar razia, Selasa (23/2/2016).

Murjoko mengatakan siswa terjaring razia langsung dibina ditempat dengan cara didata dan diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya. Selain itu, pihaknya juga mengirimkan surat kepada sekolah masing-masing siswa agar menjadi perhatian guru.

Ia berharap pelajar yang bolos sekolah kian berkurang siring gencarnya razia yang dilakukan empat kali dalam sebulan. Tiap razia pihaknya membagi dalam dua tim. Tim pertama menyisir warnet dan lokasi tongkrongan di wilayah Jogja bagian selatan. Sementara tim kedua menyasar wilayah Jogja bagian barat.