Advertisement
MUSIM HUJAN : Curah Hujan Tinggi Beresiko Pergeseran Jalur Rel
Advertisement
Musim hujan mempengaruhi kondisi tanah
Harianjogja.com, KULONPROGO - Mengantisipasi pergeseran rel selama musim hujan, Daerah Operasional (DAOP) VI Jogja melakukan pengecekan jalur rel kereta api dari Stasiun Jenar, Purworejo hingga Klaten pada Selasa (23/2/2016). Tingginya curah hujan beresiko menyebabkan longsor di tanah di sekitar rel kereta api dan mengakibatkan pergeseran jalur.
Advertisement
Pengecekan tersebut dipimping langsung oleh Executive Vice President (EVP) DAOP VI, Hendy Helmy dengan dan jajaran. Ia menjelaskan pengecekan rutin dilakukan setiap dua bulan sekali. Pengecekan juga dilakukan Juru Penilik Jalan (JPJ) setiap hari. Namun, pengecekan juga mungkin dilakukan lebih sering dengan kondisi tertentu, salah satunya ketika curah hujan tinggi.
Hendy menguraikan musim hujan mengakibatkan adanya pergeseran jalur rel. Hal ini disebabkan hujan yang turun membuat longsoran tanah di sekitar rel dan mendesak letak posisi rel. Selain itu, hujan juga membuat kondisi tanah di sekitar rel miring.
“Karena jalur kereta itu ukurannya mili, harus tepat maka penting supaya jalurnya tetap sama,” ujarnya pada wartawan seusai pengecekan di Stasiun Wates, Wates.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Sleman Usulkan Proyek Infrastruktur 2026, Fokus Jalan dan Pasar
- Jadwal KRL Jogja-Solo 29 April 2026, Berangkat dari Tugu 05.05 WIB
- Jadwal KRL Solo-Jogja 29 April 2026 Lengkap Semua Stasiun
- Proyek Tol Jogja-Solo: Hindari Jalan Raya Cangkringan hingga 14 Mei
- Proyek PSEL Bantul Mandek, Dana Belum Turun
Advertisement
Advertisement





