TARIF PARKIR BUS : Biaya Mencapai Rp130.000

28 Februari 2016 10:21 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Tarif parkir bus di Senopati dikeluhkan.

Harianjogja.com, JOGJA-Tarif parkir untuk kendaraan bus wisata di beberapa tempat di Jogja jauh melebihi tarif normal yang diatur dalam peraturan daerah. Bahkan di lokasi parkir Jalan Senopati, satu bus bisa dikenakan tarif Rp100.000-130.000

Salah satu sopir bus pariwisata mengatakan biasa membayar parkir di Jalan Senopati bervariasi tergantung lamanya parkir bus. Ia terkadang harus membayar parkir Rp75.000, terkadang Rp100.000, terkadang juga lebih.

“Sabtu lalu malah Rp130.000, ” katanya kepada Harianjogja.com, di lokasi parkir Jalan Senopati, Kamis (25/2/2016).

Saat membayar Rp130.000, sopir yang berkumis tipis itu mengaku parkir dari sekitar pukul 11.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB. Lalu pada Rabu (24/2/2016) dirinya kembali parkir di lokasi yang sama membayar Rp50.000 dari pukul 10.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB. Dirinya sempat keluar lokasi kemudian kemali lagi parkir sekitar pukul 15.00-21.00 WIB dikenakan tarif lagi Rp100.000.

“Jadi total seharian dua kali masuk saya bayar Rp150.000,” ujarnya.

Ia juga menerima karcis parkir, tetapi tarif yang tertera hanya ditulis tangan. Dijelaskannya, berdasarkan keterangan dari pengelola parkir di Jalan Senopati itu dirinya harus membayar Rp130.000 sekali parkir itu dikarenakan petugas parkir sudah berganti shif.

Tarif Rp130.000 diakuinya masih lebih kecil ketimbang parkir di salah satu garasi hotel di Jalan Ahmad Dahlan yang membandrol tarif sampai Rp200.000 sekali parkir.

Pria yang sudah lama menjadi sopir salah satu perusahaan otobus itu tidak mengerti perbedaan parkir. Namun dirinya tidak mempersoalkan dengan tarif tersebut karena yang membayar parkir biasanya menjadi tanggung jawab panitia rombongan. Lagi pula Parkir Jalan Senopati diakuinya merupakan salah satu lokasi yang dianggap strategis karena dekat dengan lokasi wisata yang menjadi tujuan wisatawan yang dibawanya.

“Biasanya memang rombongan tidak mau jauh-jauh parkir,” ujar dia. Selain itu ia masih diuntungkan karena masih bisa memarkirkan busnya di Jalan Senopati. Karena, terkadang dirinya kesulitan mencari lokasi parkir terutama saat membawa rombongan di akhir pekan dan saat liburan panjang.

Sopir bus lainnya mengungkapkan biasa membayar parkir Rp50.000-65.000, karena dirinya tidak terlalu lama parkir di Jalan Senopati. Sebab, rombongan wisatawan yang dibawanya lebih banyak tamu-tamu hotel yang tidak sampai berjam-jam berwisata di kawasan Malioboro dan Kraton. Tidak hanya di Jalan Senopati, sopir bus asal Jogja tersebut juga biasa membayar Rp50.000-65.000 di taman parkir Abu Bakar Ali (ABA) dan parkir Ngabean.

Menurutnya, tarif parkir itu lebih murah ketimbang parkir di lokasi yang tidak resmi, seperti di Jalan Kebun Raya, “Sebenarnya di Gembira Loka kalau resmi murah, yang mahal kalau parkir di luar,” ujarnya.

Salah satu petugas parkir yang biasa dipanggil Pak Dul mengatakan tarif parkir untuk dua jam pertama biasanya tiap bus dikenakan Rp50.000 selebihnya tiap satu jam bertambah Rp10.000. Namun harga bisa berubah jika bus yang akan parkir memesan tempat terlebih dahulu, karena petugas parkir terpaksa harus mengosongkan tempat untuk bus lain.

“Kalau pesan tempat duluan harganya bisa lain tergantung kesepakatan, kalau banyak rombongannya bisa lebih murah” ucap dia.

Pengelola Parkir Senopati, Harjito membantah jika ada tarif parkir bus sampai Rp130.000 hanya untuk beberapa jam.

 

Namun dirinya mengakui terkadang satu bus bisa dikenakan tarif Rp75.000-100.000 karena parkir terlalu lama. Sementara saat ramai lokasi akan digunakan untuk parkir bus berikutnya. Sementara di lokasi parkir lain pun sudah penuh.Tarif tersebut diakuinya masih sesuai dengan aturan karena tarif bersistem progresif, bertambah tiap jam.

Ia mengklaim selama ini tarif parkir juga dilaporkan pada pemerintah, “Termasuk tarif dalam karcis menggunakan tulis tangan juga kita laporkan,” katanya.

Harjito mengaku selama ini tidak pernah mendapat keluhan dari para sopir bus mau pun pengelola wisata, meski dirinya sudah menyediakan kotak saran dan kritikan demi perbaikan pengelolaan parkir.

Kepala Bidang Parkir, Dinas Perhubungan Kota Jogja, Johan Pinem saat dimintai konfirmasi mengaku belum tahu jika tarif bus bisa sampai Rp130.000 di lokasi parkir resmi.
“Coba nanti kami cek,” kata dia.

Namun demikian, kata Johan, tarif sebesar itu kemungkinan bus parkir sampai lebih dari sehari. Sementara di lokasi parkir resmi saat ini menggunakan sistem progresif artinya ada kenaikan tiap jamnya. Untuk tarif bus sekali parkir Rp20.000 berlaku dua jam. Selanjutnya tarif bertambah Rp10.000 setiap jam. Sementara untuk truk gandeng dikenakan tarif Rp30.000 dua jam pertama, dan selanjutnya dikenakan Rp15.000 tiap jam.

“Dalam aturannya Rp20.000 untuk bus dua jam pertama, selebihnya dikenakan tambahan Rp50% setiap jam,” kata Johan