Advertisement

POPULASI SAPI : Paguyuban Sebut Populasi Sapi Bantul Hanya 40.000 Ekor, Perlu Impor Sapi Hidup

Bhekti Suryani
Rabu, 02 Maret 2016 - 21:20 WIB
Nina Atmasari
POPULASI SAPI : Paguyuban Sebut Populasi Sapi Bantul Hanya 40.000 Ekor, Perlu Impor Sapi Hidup

Advertisement

Populasi sapi di Bantul disebutkan hanya 40.000 ekor dan perlu dilakukan impor sapi hidup

Harianjogja.com, BANTUL- Ketua Paguyuban Pengusaha Daging Sapi Segoroyoso (PPDSS) Pleret, Bantul Ilham Akhmadi mengatakan, kondisi real populasi sapi di Bantul jauh dari angka yang disampaikan pemerintah.

Advertisement

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertanhut) Bantul Partogi Dame Pakpahan mengatakan, populasi sapi di Bantul saat ini tercatat hanya 52.000 ekor.

Namun, Ilham menyebutkan kondisi angka di lapangan tidak sampai 40.000 ekor.

"Memang kami tidak punya data valid, tapi kalau melihat kondisi di lapangan angkanya bahkan tidak sampai 40.000 ekor," ungkap Ilham.

Kondisi seperti ini dipastikan memicu kenaikan harga daging secara terus menerus. Pemerintah kata dia layak mengimpor sapi hidup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

"Tapi impor sapi hidup ya bukan daging. Kalau daging justru bakal mematikan peternak," paparnya.

Impor sapi hidup selain dapat memenuhi kebutuhan daging juga diklaim dapat mempertahankan populasi sapi produktif di peternak. Selama ini kata dia, sapi produktif yang harusnya dipertahankan terpaksa disembelih lantaran kurangnya pasokan daging.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel

Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel

News
| Sabtu, 04 April 2026, 16:37 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement