Advertisement
HARGA KEBUTUHAN POKOK : Permintaan Banyak, Harga Daging Ayam Tetap Tinggi
Advertisement
Harga kebutuhan pokok untuk komoditas daging ayam tergolong tinggi, berbanding lurus dengan permintaan
Harianjogja.com, JOGJA—Permintaan daging ayam broiler meningkat akhir-akhir ini. Hal itu membuat harga daging ayam tetap tinggi.
Advertisement
Salah satu pedagang di Pasar Sore Kranggan, Jogja Ayu mengatakan, daging ayam broiler saat ini Rp29.000 per kg. Kondisi tersebut sudah bertahan kurang lebih selama sepekan. Sebelumnya, harga ayam per kg Rp26.000.
“Sekarang banyak yang butuh. Soalnya banyak orang yang punya hajat. Bulan ini [Rajab] baik untuk menikah,” papar dia, di Pasar Sore Kranggan, Jogja, Rabu (13/4/2016).
Ia mengatakan, pasokan daging ayam broiler masih lancar. Ia mendapatkan pasokan dari Cebongan, Sleman. Saat ramai seperti sekarang ini, ia bisa menjual 50 hingga 600 ekor ayam. Setiap ekor rata-rata memiliki berat lebih dari dua kilogram. “Pelanggan saya kebanyakan kantin dan ibu rumah tangga,” papar dia.
Sementara itu, harga cabai menunjukkan harga yang stabil selama sepekan ini. Salah satu pedagang Ngadirah mengungkapkan, harga cabai rawit merah Rp20.000 per kg dan cabai merah keriting Rp20.000 per kg. Harga bawang merah Rp40.000 yang menunjukkan kenaikan Rp5.000 dari sepekan lalu. “Bawang putih jadi Rp35.000 per kg,” papar dia.
Untuk sayuran, masih menunjukkan harga yang normal. Harga tomat Rp15.000 per kg dan harga kol Rp7.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kemlu: Peran Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza Bersifat Multilateral
Advertisement
Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru KRL Jogja-Solo 28 Januari 2026, Tarif Tetap Rp8.000
- Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 28 Januari 2026, Mulai Pukul 05.00 WIB
- Harga Cabai Rawit Merah Beringharjo Tembus Rp55.000, Pasar Lain Stabil
- Pemkot Jogja Genjot Emberisasi Sampah Organik hingga 27,5 Ton per Hari
- Nyeri Neuropatik Kian Mengintai, Guru Besar UKDW Ungkap Faktanya
Advertisement
Advertisement



