Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Keistimewaan DIY untuk usulan hari jadi diajukan ke DPRD.
Harianjogja.com, JOGJA -- Hari jadi DIY diputuskan terjadi 13 Maret 1755. Tim Perumus Hari Jadi (TPHJ) DIY saat ini tengah mengajukan tanggal tersebut ke DPRD DIY untuk bisa ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda).
Ketua TPHJ DIY, Djoko Suryo menjelaskan 13 Maret 1755 dipilih karena pada saat itu pemerintahan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat resmi berdiri lengkap dengan seluruh kelengkapan pemerintahan. Meskipun saat itu kraton belum didirikan, namun konsep kerajaan Yogyakarta sudah hadir.
“Saat itu juga lahir konsep memayu hayuning bawono, dan moto negeri panjang-punjung, loh jinawi, tata titi tentrem kerta raharja, adil paramaarta,” tutur dia.
Selain itu, Djoko menambahkan tanggal 13 Maret 1755 juga menunjukkan kelahiran semangat juang anti penjajahan. Hal tersebut tercermin lewat sikap Kraton yang sejak awal menentang campur tangan VOC, maupun kehadiran pemerintah kolonial Hindia Belanda dan masa penjajahan Jepang.
“Poin pertimbangan menentukan hari jadi DIY adalah harus bisa dipertanggungjawabkan secara historis dan mencerminkan citra dan profil kewilayahan, serta mengandung jiwa dan semangat kebangsaan,” beber dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Selasa 18 Agustus 2026 lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Selasa 18 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Prakiraan cuaca DIY Selasa 18 Agustus 2026 didominasi udara kabur. Sleman diprediksi cerah, sementara wilayah lain perlu waspada jarak pandang terbatas.
Neeltje Deliana Insjowi Werimon, Paskibraka asal Jayapura, menjadi pembawa baki bendera saat penurunan Sang Merah Putih di Istana Merdeka.
DPMPTSP Kota Jogja meluncurkan Katalog Data untuk mempermudah akses informasi perizinan, nonperizinan, OSS, dan investasi secara digital.