Advertisement

SEKOLAH SWASTA : Pemerintah Jangan Hanya Perhatikan Sekolah Negeri

Uli Febriarni
Kamis, 12 Mei 2016 - 04:20 WIB
Nina Atmasari
SEKOLAH SWASTA : Pemerintah Jangan Hanya Perhatikan Sekolah Negeri

Advertisement

Sekolah swasta dianggap masih belum dieprhatikan seperti sekolah negeri

Harianjogja.com, BANTUL-Pemerintah Indonesia sudah sepatutnya untuk tidak hanya memperhatikan sekolah-sekolah negeri yang ada, namun juga perlu memberikan perhatiannya kepada sekolah-sekolah swasta.

Advertisement

Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Prof.Siswandari, Kepala Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Indonesia, saat menjadi narasumber dalam Seminar Pendidikan "Revitalisasi Peran Kepala Sekolah/Madrasah dalam Pengembangan Pendidikan Muhammadiyah", pada Rabu (11/5/2016), di Ruang Sidang Ar. Fachruddin B lantai 5 Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Perhatian yang bisa diberikan oleh pemerintah kepada sekolah swasta tersebut bisa dalam bentuk peningkatan kualitas Sumberdaya Manusia (SDM) bagi kepala sekolah atau guru-guru di sekolah swasta.

Peningkatan kualitas SDM tersebut penting untuk dilakukan, karena menurutnya, saat ini Indonesia masih kalah kreatif dengan negara lain dan masih kalah rajin dengan bangsa-bangsa yang maju.

"Jangan hanya gedung atau ruang kelas saja yang diperbaiki, tapi SDM-nya juga harus diperbaiki setiap waktu. Kalau kita hanya memperbaiki fisik luarnya saja, kita tidak akan menang bersaing dengan negara lain," tuturnya.

Tapi sayangnya, lanjut dia, masih banyak orang yang tidak melihat akan pentingnya kualitas SDM ini. Karena mereka berpikir bahwa melakukan investasi terhadap SDM itu tidak kelihatan hasilnya.

Padahal, hasilnya itu akan bisa terlihat dalam beberapa tahun yang akan datang untuk kemajuan bangsa. Karena sekolah itu merupakan satu-satunya pusat keunggulan, bukan salah satu.

"Setiap sekolah swasta juga dituntut untuk bisa memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas dan bermutu, terlebih lagi juga harus bisa menanamkan pendidikan karakter kepada siswa-siswanya. 70 persen sekolah di Indonesia itu adalah sekolah swasta, jadi kalau pemerintah hanya memikirkan sekolah negeri, Indonesia tidak akan maju," imbuh dia.

Sementara itu, menurut Prof. Baedhowi, sekolah swasta salah satunya sekolah-sekolah Muhammadiyah harus menjadi sekolah yang berkualitas dan berkarakter, tidak kalah dengan sekolah-sekolah negeri.

Apalagi menurutnya, sekolah-sekolah Muhammadiyah memiliki keunggulan dibandingkan sekolah lainnya, yakni dari segi kurikulum dan mata pelajarannya.

"Salah satu keunggulan sekolah Muhammadiyah adalah dari segi pembelajaran Al-Islam dan Kemuhammadiyahannya. Jika pembelajaran dengan menggunakan kedua aspek tersebut bisa dilakukan secara terus menerus, maka kita akan bisa memenuhi tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop

Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop

News
| Sabtu, 04 April 2026, 15:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement