KEKERASAN JOGJA : Kejar-Kejaran hingga Bacok-Bacokan di Jalanan, 2 Pihak Ini Mengaku Sebagai Korban

26 Mei 2016 14:23 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Kekerasan Jogja terjadi di jalanan, berupa perkelahian hingga pembacokan

Harianjogja.com, JOGJA- Penganiayaan dengan pembacokan terjadi di jalan Malioboro depan Malioboro Mall, Kamis (26/5/2016) dini hari. Akibat kejadian ini, seorang warga terluka parah.

Kejadian bermula ketika korban bersama lima orang temannya mengendarai sepeda motor berboncengan dengan tiga sepeda motor melintas dari Jalan Magelang melalui depan Mirota Kampus Gondokusuman.

Salah satu korban, Jack Waruwu tiba-tiba terena bacokan dari seseorang yang melintas mengendarai sepeda motor merah. Mengetahui kejadian tersebut, teman-teman korban berusaha mengejar pelaku.

Sampai di Jalan Perwakilan, mereka berhenti dan terjadilah perkelahian. Saat itulah, salah satu teman korban, Alfandi Bertan, malah mendapatkan bacokan dari pelaku.

Salah satu pelaku kemudian berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah utara. Temannya yang tertinggal, bernama dikeroyok oleh para pengejar. ia sempat melarikan diri namun tertangkap di Gedongtengen. Ia dianiaya hingga terluka di bagian kepala.

Akibat kejadian tersebut, Korban Alfandi Bertan dirawat di RS PKU Muhammadiyah, karena mengalami luka bacok pada kepala, tangan kiri, lengan tangan kiri, dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Adapun Jecksen Waruwu, warga Sagan Terban Gondokusuman, mengalami luka pada lengan kiri selebar 9 cm, dirawat di RS Bethesda.

Kasat Reskrim Polresta Jogja AKP Akbar Bantilan mengungkapkan pihaknya masih mendalami tersebut. "Karena itu kasusnya perkelahian kedua pihak sama-sama mengaku sebagai korban," katanya.

Salah satu yang ditangkap yang disebut sebagai pelaku masih dirawat di rumah sakit karena kondisinya kritis.