GELOMBANG TINGGI PANTAI SELATAN : Ini Kerusakan yang Terjadi di Pantai Bugel

Salah satu nelayan meninjau pondasi mercusuar di Pantai Bugel, Panjatan ambrol akibat tersapu ombak setinggi 8 meter, Rabu (25/5/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI - Harian Jogja)
26 Mei 2016 07:55 WIB Sekar Langit Nariswari Kulonprogo Share :

Gelombang tinggi Pantai Selatan menimbulkan sejumlah kerusakan di Kulonprogo

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Ombak mencapai ketinggian 7-8 meter dan menyapu area Pantai Bugel. Akibat peristiwa ini, muncul sejumlah kerugian.

Maryanto, salah satu nelayan di pantai tersebut mengatakan ombak besar mulai mencapai puncaknya sejak Minggu (22/5/2016) lalu. Ombak mencapai ketinggian 7-8 meter dan menyapu dua baris tanaman yang ada di tepi pantai. Ribuan tanaman pandan dan cemara laut tersebut terbawa ombak dan mengakibatkan abrasi yang menggerus bibir pantai.

Maryanto, menjelaskan ombak juga sempat menghanyutkan salah satu perahu nelayan yang sedang ditambat di bibir pantai. Akibatnya, perahu tersebut pecah di salah satu ujungnya. Nelayan sendiri sudah tidak turun melaut selama dua pekan belakangan akibat cuaca buruk. Ia menyebutkan biasanya ketinggian ombak hanya mencapai 3-4 meter.

Sementara itu, beberapa warung yang berada di bibir Pantai Glagah, Temon juga ikut rusak. Pondasi warung tersebut yang terbuat dari bambu hilang terbawa ombak. Priyo Darsono, salah satu warga setempat mengatakan sebelumnya sudah ada satu warung yang dibongkar pekan lalu akibat rusak terkena ombak.

“Dibongkar senin lalu karena terkena ombak,”ujarnya. Ia menjelaskan bahwa nelayan juga sudah seminggu tidak turun melaut akibat ombak yang tinggi.