Advertisement
PENATAAN SARKEM : Pedagang Tak Perlu Resah, Pemkot Siapkan Lahan Baru
Advertisement
Penataan Sarkem akan dilakukan untuk pedagang
Harianjogja.com, JOGJA-Walikota Jogja Haryadi Suyuti meminta pedagang Pasar Kembang tidak resah dengan adanya rencana penataan dari PT.Kereta Api Indonesia (KAI). Ia akan bertanggung jawab mencarikan lahan jika memang pedagang itu mengantongi izin resmi berjualan.
Advertisement
“Maka kita data dulu berapa pedagang yang punya izin, kalau ada izinnya akan kita bahas mencarikan lokasi berjualan,” kata Haryadi Suyuti di Balai Kota Jogja, Rabu (1/6/2016) sore.
Haryadi mengakui kawasan Jalan Pasar Kembang masuk dalam rencana penataan kawasan untuk mendukung kawasan Malioboro. Pedagang yang ada di kawasan tersebut pun perlu ditata. Saat ini pihanya masih perlu mendata jumlah pedagang sekaligus mendata status lahan yang ditempati pedagang selama ini. “Saya akan bicara dengan PT.KAI,” tegasnya.
Data dari Paguyuban Pedagang Pasar Kembang, di kawasan tersebut ada 85 pedagang. Mereka mengklaim memiliki legalitas berjualan berupa Kartu Bukti Pedagang (KBP) dari Dinas Pengelolaan Pasar Kota Jogja. Selama ini mereka rutin membayar retribusi dengan besaran Rp2.400-5.400 per kios per hari. Mereka juga membayar iuran kebersihan setiap harinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




