Advertisement
OBAT HERBAL : Hati-hati Pilih Obat Herbal, Belum Semua Teruji Aman
Advertisement
Obat herbal yang beredar belum semua teruji aman
Harianjogja.com, JOGJA-Kepala Pusat Informasi dan Kajian Obat Universitas Ahmad Dahlan (PIKO UAD) Akrom mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam memilih obat herbal untuk dikonsumsi.
Advertisement
Pasalnya belum semua tanaman obat-obatan atau herbal sudah teruji aman untuk dikonsumsi, meskipun diketahui memiliki manfaat dalam mengobati suatu penyakit.
Dalam temu media di Fakultas Farmasi UAD ia menjelaskan, minimal ketika memilih obat, masyarakat menggunakan obat herbal yang terbukti keamanannya, setidaknya apabila obat herbal tersebut belum berbentuk fitofarmaka, masyarakat dapat mengonsumsi jamu, dan menggunakannya dalam dosis wajar.
"Salah kaprah kalau mengatakan obat dari bahan tanaman herbal itu tidak ada efek samping, padahal banyak sekali akhirnya mereka [pengonsumsi obat herbal] dirawat di rumah sakit bukan karena sakit, tapi karena penggunaan obat herbal itu sendiri. Bukan hanya disebabkan dosis yang tidak tepat, melainkan juga karena ada kandungan yang berbahaya dari tanaman itu sendiri," ujarnya dalam kegiatan yang memaparkan uji klinik pada obat herbal tersebut, Selasa (14/6/2016).
Karena bukan tidak mungkin, kandungan dalam obat herbal yang dikonsumsi bukan hanya dapat menyembuhkan penyakit yang dialami, melainkan juga memberikan dampak atau implikasi terhadap organ dalam lain dalam tubuh.
Misalnya saja seperti yang terjadi pada 1995 atau 1998, di Republik Rakyat Tiongkok terdapat obat anti kanker yang terbuat dari tanaman obat, yang mengandung zat aktif asam aristotelat. Dikenal sebagai anti kanker, diuji pada hewan dan pada uji awal, begitu dipasarkan di Eropa banyak yang mengalami gagal ginjal, karena keras, padahal itu sudah melalui uji praklinik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Tolak Usulan Damai AS, Konflik Timur Tengah Kembali Memanas
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
Advertisement
Advertisement




