Delapan Pekerja di Gunungkidul Kena PHK, Efisiensi Mulai Berdampak
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.
Suasana di Terminal Dhaksinarga Gunungkidul (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Lebaran 2016 untuk jumlah pemudik Gunungkidul diperkirakan naik tajam.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Jumlah pemudik tahun ini diprediksi meningkat sekitar 11% dibandingkan dengan tahun lalu. Hal ini disampaikan Bupati Gunungkidul Badingah usai menggelar rapat koordinasi persiapan Lebaran di Ruang Rapat I Pemkab.
Menurut dia, tahun lalu ada sekitar 150.000 orang yang merayakan Hari Raya Idulfitri di Gunungkidul. Adanya kenaikan sekitar 11%, maka diprediksi pemudik tahun ini mencapai 166.500 orang. Kenaikan ini tidak lepas adanya tradisi pemudik yang membawa sanak saudaranya bekerja di luar daerah. Selain itu ada juga warga yang ingin mencari pengalaman bekerja ke luar daerah setelah lebaran.
Badingah pun tidak memermasalahkan adanya tradisi ini. Namun yang paling penting para pencari kerja memiliki ketrampilan dan bisa bersikap profesional.
“Baiknya mereka bekerja di tanah kelahiran sendiri. Tapi kalau mau cari pengalaman di luar, tentunya tidak bisa dilarang,” kata Badingah kepada wartawan, Senin (27/6/2016).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.
DFC melihat peluang investasi di Indonesia, mulai dari energi nuklir hingga infrastruktur dan jasa keuangan.
Rupiah melemah ke Rp17.984 per dolar AS dipicu eskalasi Timur Tengah, meski cadangan devisa Indonesia meningkat.
Sales Town Hall 2026 menjadi momentum untuk membangkitkan semangat para tenaga penjualan agar terus menciptakan prestasi yang lebih tinggi
Konsumsi serat ternyata membantu meningkatkan kualitas tidur lewat kesehatan usus dan hormon melatonin.
IHSG melemah ke 5.984 dipicu sentimen global, geopolitik, dan sikap hati-hati investor jelang keputusan The Fed.