Advertisement
JALUR KERETA API : Hujan Deras, Dua Titik Rawan Ambles
Advertisement
Jalur kereta api ada yang berisiko alami ambles.
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Terdapat dua titik rawan ambles pada jalur kereta api sepanjang 32 kilometer (km) dari wilayah Kedundang Temon hingga Sentolo. Intensitas pemantauan oleh petugas pemeriksa jalan (PPJ) ditingkatkan untuk mengantisipasi rel ambles selama arus mudik.
Advertisement
(Baca Juga :http://www.solopos.com/2016/06/27/jalur-kereta-api-hujan-deras-dua-titik-rawan-ambles-732988"> JALUR KERETA API : Hujan Deras, Dua Titik Rawan Ambles)
Kepala Stasiun Wates, Heru Suprapto mengungkapkan, arus mudik mulai terlihat sejak akhir pekan kemarin. Hal itu terpantau dari adanya peningkatan signifikan terhadap jumlah penumpang yang turun di Stasiun Wates pada Sabtu (25/6/2016) kemarin. Rata-rata jumlah penumpang turun yang biasanya mencapai 100-200 orang per hari terpantau meningkat menjadi sekitar 400 orang.
Heru lalu memaparkan, sejumlah fasilitas stasiun telah dilengkapi dan diperbaiki sesuai standar pelayanan minimal, termasuk menyiapkan toilet khusus difabel. Pos pengamanan pun sudah dibuka sejak Jumat (24/6) pekan lalu hingga 17 Juli mendatang. Beberapa petugas dari kepolisian dan TNI disiagakan untuk membantu pengamanan stasiun maupun pantauan jalur kereta api. Hal itu diharapkan dapat memberikan jaminan keamanan dan kenyaman kepada para calon penumpang.
Heru menambahkan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Minggu (3/7) besok. “Tiket sudah terjual habis. Data terakhir hari ini, tiket tujuan Jakarta baru ada lagi tanggal 19 Juli,” kata Heru kemudian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
BPJS Ketenagakerjaan Beri Keringanan Iuran 50 Persen Bagi Pekerja BPU
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
Advertisement
Advertisement




