Advertisement
DEMAM POKEMON GO : Tim Indonesia U-15 Juara Dunia di Swedia, Apa Itu Asiop Apacinti?
Advertisement
Demam Pokemon Go membuat berita gembira kemenangan Tim Indonesia U-15 jadi tenggelam.
Harianjogja.com, JOGJA -- Meme mengenai demam pokemon go kembali beredar di media sosial (medsos). Kali ini mengenai kabar kemenangan Tim Indonesia U-15 dalam turnamen Gothia Cup 2016 di Swedia yang tenggelam karena kalah populer dengan games tersebut.
Advertisement
Berdasarkan catatan Harianjogja.com, Tim Indonesia U-15 ini tergabung dalam Asiop Apacinti. Apa itu Asiop Apacinti?
Lembaga ini merupakan sekolah bola yang bernama Akademi Sepak Bola Intinusa Olah Prima (ASIOP) Apacinti. Berdiri sejak 28 September 1997, lembaga ini bertujuan sebagai wadah menyalurkan hobi atau bakat dalam sepak bola usia muda
Adapun contoh siswa Asiop Apacinti yang kini menjadi bagian tim nasional seperti Andritany Ardhiyasa, Egi Melghiansyah, Adixi Lenzivio, Airlangga Sucipto, Syamsir Alam, Taji Prasetyo, Dibyo Prasetyo, Fahreza Agamal dan Ahmad Jufrianto.
Dikutip dari laman lembaga tersebut, Selasa (26/7/2016), terdapat sebuah foto kemenangan Tim Indonesia U-15 saat berlaga di Swedia. Keterangan foto yang tertulis di situs tersebut adalah
ASIOP APACINTI berhasil mencetak sejarah sebagai tim pertama dari Indonesia yang menjadi juara Piala Dunia Usia Muda Gothia Cup 2016. Kepastian itu didapat setelah tim Mutiara dari Senayan mengalahkan wakil Swedia IF Elfsborg dengan skor 3-1 di laga final yang digelar di Stadion Gamla Ullevi, Gothenburg, Swedia, Sabtu (23/7) lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penerbangan Singapore Airlines ke Dubai Masih Dibatalkan, Ini Sebabnya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
Advertisement
Advertisement




