Advertisement
KEKERASAN SLEMAN : Ternyata Tukul Dituduh Sebagai Maling Karena Masalah Ini
Advertisement
Kekerasan Sleman dialami warga Kalasan.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Kekerasan Sleman dialami warga Dalangan, Tirtomartani, Kalasan, Tukul Suhardi, 50. Dia mengalami patah tulang rusuk kanan, hidung, dan pelipis mata. Ia juga mengalami pembengkakan di bagian mata dan luka parah dibagian tubuh lainnya.
Advertisement
Siang hari saat Pihak Keluarga melaporkan balik atas tindak penganiayaan ini, Anak pertama Tukul, Retno Wulandari bertemu dengan Slamet warga Pandungrejo, Kadirojo, Purwomartani, Kalasan yang saat itu sedang dimintai keterangan oleh polisi.
"Slamet kemudian bercerita, awalnya dia yang dituduh maling oleh pemilik kambing bernama Mujiyanta. Sebelumnya Slamet sudah dihajar oleh Mujiyanta dan anaknya karena dituduh mencuri hingga diancam ia akan dipukul dengan Batako jika tidak mengakui perbuatan tersebut," kata Retno, Kamis (15/9/2016)
Retno menambahkan, ia tidak mengetahui apakah sebenarnya Slamet ini pelaku yang sebenarnya atau bukan. Tapi ketika tertekan karena dipaksa menyebut nama pelaku pencurian dan membuktikan bukan dia pelakunya, Slamet ini justru menyebut nama Tukul dan mengarang cerita kalau Tukul pelakunya. Dari situlah akhirnya Mujiyanta yang mengajak puluhan warga lainnya untuk mendatangi rumah Tukul dan menghajarnya begitu saja.
"Si Slamet ini juga gila, asal sebut nama orang yang tidak tahu apa-apa. Tidak jelas alasan apa dia menyebutkan nama Bapak saya, sementara dia sadar kalau bapak saya bukan pelakunya," Tegas Retno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
BPJS Ketenagakerjaan Beri Keringanan Iuran 50 Persen Bagi Pekerja BPU
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
Advertisement
Advertisement




