Advertisement
LONGSOR KULONPROGO : Jalan Menuju Kebun Teh Nglinggo Tertutup
Advertisement
Longsor Kulonprogo terjadi di sekitar perkebunan teh.
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Tebing setinggi 16 meter dan lebar sekitar 20 meter longsor hingga menutup jalan menuju kawasan wisata perkebunan teh di wilayah Nglinggo, Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kulonprogo, Sabtu (17/9/2016) kemarin. Jalan tersebut pun ditutup total untuk sementara, kecuali bagi warga setempat.
Advertisement
Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor terjadi sekitar pukul 15.30 WIB akibat adanya hujan deras berintensitas tinggi di wilayah tersebut. Beberapa kali longsor susulan pun terjadi hingga malam hari sehingga membuat warga sekitar tidak berani mendekat. Mereka memutuskan melakukan pengecekan situasi dan kondisi pada Minggu (18/9/2016) pagi. Jalan itu pun ditutup bagi wisawatan untuk menghindari adanya korban jiwa. Warga sekitar yang ingin melintas juga disarankan mengendarai roda dua karena lebih dari separuh badan jalan tertutup longsoran.
Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulonprogo, Gusdi Hartono mengatakan, material longsor diperkirakan mencapai 200 meter kubik dan terdiri dari tanah serta bongkahan batu berukuran besar. Warga diminta menjadi dari lokasi kejadian karena masih ada potensi longsor susulan. Warga juga diharapkan sabar menunggu alat berat yang akan didatangkan untuk menyingkirkan material longsor.
“Nantinya tim juga memotong sisa tebing yang rawan menimbulkan longsor susulan,” ungkap Gusdi, Minggu.
Menurut Gusdi, warga jauh lebih berhati-hati saat melaksanakan kerja bakti untuk membersihkan material longsor. Mereka tidak memaksakan diri dan hanya membersihkan semampunya bersama relawan. Hal itu karena mereka masih trauma dengan kejadian maut tahun lalu. Saat itu, satu orang meninggal dan dua lainnya mengalami luka berat akibat tertimbun longsor susulan di tengah kegiatan gotong royong membersihkan material longsor secara manual. Lokasi longsor kali ini pun tidak begitu jauh dari tempat kejadian perkara sebelumnya.
“Jalan menuju kebun teh sepakat kami tutup sehari penuh demi keamanan bersama,” ujar Gusdi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Arus Balik Lebaran 2026: 62.527 Kendaraan Padati Tol Cikampek Utama
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisatawan ke Kaliurang dan Breksi Naik
- Libur Lebaran, Arus Kendaraan Jogja Tembus 28 Ribu, Malioboro Padat
- Pengunjung Taman Pintar Jogja Naik 20 Persen saat Libur Lebaran
- Penumpang Bus Palbapang Bantul Turun, Arus Balik Lesu
- Gelangprojo Diperkuat, Kulonprogo-Purworejo Bidik KEK
Advertisement
Advertisement



