Advertisement

LELANG GUNUNGKIDUL : Berikut Alasan Beberapa Kepala Dinas Tak Ikut Daftar

David Kurniawan
Jum'at, 23 September 2016 - 12:55 WIB
Mediani Dyah Natalia
 LELANG GUNUNGKIDUL : Berikut Alasan Beberapa Kepala Dinas Tak Ikut Daftar

Advertisement

Lelang Gunungkidul berupa jabatan Sekda, baru empat orang yang mendaftar.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL  – Pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Gunungkidul masih malu-malu untuk berpartisipasi dalam lelang Sekretaris Daerah Gunungkidul. Pasalanya dari sembilan pejabat yang lolos secara administrasi, baru empat orang yang mengambil formulir pendaftaran.

Advertisement

Saat dikonfirmasi, Kamis (22/9/2016), Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Gunungkidul Azman Latif membenarkan jika dirinya memenuhi persyaratan untuk maju sebagai sekda. Hanya saja, ia mengaku tidak tertarik dengan posisi tersebut dengan dalih ingin fokus terhadap tugas-tugasnya sekaran.

“Insya Allah, saya tidak akan daftar,” katanya sambil tertawa.

(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/09/22/lelang-gunungkidul-supartono-panen-dukungan-754903">LELANG GUNUNGKIDUL : Supartono Panen Dukungan)

Hal tak jauh beda diungkapkan oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Anik Indarwati. Dia berdalih masih sibuk dengan tugas-tugas yang diemban saat ini, namun pada saatnya nanti dirinya mengaku akan ikut dalam kompetisi tersebut.

“Sekarang masih repot, jadi belum bisa mengambil formulir,” ungkap Anik.

Catatan Harianjogja.com, jika mengacu persyaratan telah menduduki dua jabatan tertinggi di instasi berbeda maka calonnya bisa lebih banyak. Nama-nama seperti Kepala Dinas Kesehatan Agus Prihastoro, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Saryanto, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Eko Subiyantoro bisa masuk. Namun dikarenakan batas usia, ketiga orang ini tidak bisa mengikuti proses lelang pengisian sekda.

Kepala Disdukcapil Gunungkidul membenarkan jika dirinya tidak bisa ikut dalam lelang pengisian sekda. Ia berdalih, persyaratan yang tidak dipenuhi bukan lantaran jabatan di dua instansi berbeda, namun lebih dikarenkan batas usia pencalonan.

“Saya terganjal persyaratan dua tahun sebelum pensiun saat mendaftar, jadi tidak bisa ikut,” kata Eko.

Sementara itu, Anggota Sekretariat Panitia Seleksi yang juga Kepala Badan Kepegawaian Daerah Gunungkidul Sigit Purwanto mengakui hingga satu minggu masa pendaftaran, belum ada satu pun pejabat yang mendaftar. Diakuinya untuk saat ini, baru ada empat pejabat di lingkup pemkab yang mengambil formulir untuk pendaftaran.

“Memang yang ambil lima orang. rinciannya empat dari lingkup pemkab, sedang satunya merupakan pejabat dari Pemerintah DIY atas nama Retno Setijowati selaku Sekretaris KPU DIY,” kata Sigit.

Menurut dia, belum adanya pejabat yang mendaftar bukan menjadi soal. Ini lantaran pendaftaran berlansung hingga 4 Oktober mendatang. “Mungkin pejabat yang berminat masih mempersiapkan pembuatan makalah visi misi. Jadi ditunggu saja sampai batas waktu penutupan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop

Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop

News
| Sabtu, 04 April 2026, 15:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement