Advertisement

PILKADA JOGJA : Tes Kejiwaan Balon bukan Formalitas

Ujang Hasanudin
Rabu, 28 September 2016 - 13:55 WIB
Mediani Dyah Natalia
PILKADA JOGJA : Tes Kejiwaan Balon bukan Formalitas

Advertisement

Pilkada Jogja, tes kesehatan secara detil untuk balon dilakukan.

Harianjogja.com, JOGJA -- Usai pengambilan sampel rambut, semua pasangan calon langsung menjalani tes kejiwaan selama lebih kurang tiga jam di Rumah Sakit Jogja, Selasa (27/9/2016).

Advertisement

Tes kejiwaan dilakukan secara tertulis dan wawancara di ruang Akasia Rumah Sakit Jogja.

Keempat bakal calon, Imam Priyono, Achmad Fadli, Haryadi Suyuti, dan Heroe Poerwadi tampak serius mengerjakan soal psikotes dalam satu ruangan. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja, Wawan Budianto mengatakan psikotes dilakukan untuk mengetahui aspek kejiwaan bakal calon.

Wawan menyatakan tes kesehatan jasmani, rohani, dan bebas narkoba bukan formalitas semata, karena mempengaruhi persyaratan pendaftara bakal calon walikota walikota wakil walikota.

(Baca Juga :http://cms.solopos.com/?p=754371"> PILKADA JOGJA : KPU dan Bawaslu Bahas Parameter Kesehatan Paslon)

"Jika ada bagian yang tidak lolos tentu persyaratan pencalonan menjadi tidak terpenuhi," tegas dia.

Komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) DIY, Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi, Warsono meminta tim pemeriksaan kesehatan menyampaikan rekam medis calon walikota dan wakil walikota kepada masyarakat. Sebab, kata dia, meski informasi kesehatan bersifat pribadi, namun tidak berlaku jika akan menduduki jabatan publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

India Balik ke Rusia Demi Energi, Dampaknya ke Rakyat

India Balik ke Rusia Demi Energi, Dampaknya ke Rakyat

News
| Jum'at, 27 Maret 2026, 21:47 WIB

Advertisement

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Wisata
| Kamis, 26 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement