PENCURIAN JOGJA : Bermodal Kunci Palsu, Maling Spesialis Subuh Beraksi

07 Oktober 2016 07:20 WIB Sunartono Jogja Share :

Pencurian Jogja, pelaku memilih waktu subuh untuk beraksi

Harianjogja.com, JOGJA -- Petugas Unit Reskrim Polsek Kotagede, Jogja menangkap Wawan, 34, asal Wonosobo, Jawa Tengah, Rabu (4/10/2016) lalu. Tersangka dikenal sebagai pencuri beraksi dengan menyasar pemilik rumah yang sedang salat subuh. Bahkan, di salahsatu tempat kejadian perkara (TKP), tersangka sempat berpapasan dengan korban sesaat sebelum beraksi.

Kapolsek Kotagede Kompol Gunawan menyampaikan di Kecamatan Gondokusuman, Wawan juga beraksi di sebuah masjid saat jamaah sedang salat subuh. Tersangka masuk ke dalam kamar penjaga masjid yang kebetulan tidak terkunci lalu mengambil sejumlah barang berharga seperti peralatan elektronik, uang tunai dan laptop. Sedangkan di Kecamatan Umbulharjo, berbekal kunci palsu, ia menggasak sebuah motor Honda Scoopy di sebuah indekos. Akantetapi motor itu tidak dijual, tersangka mengganti plat nopol dari AB menjadi AA agar leluasa dipakai sehari-hari.

(Baca Juga : PENCURIAN JOGJA : Ini Kebiasaan Maling Spesialis Subuh Sebelum Beraksi)

"Dia sudah hafal waktu-waktunya saat beraksi pada pagi hari, saat korban salat dia langsung masuk," tegasnya.

Panit Reskrim Polsek Kotagede Iptu Edi Subekti menambahkan, pihaknya melakukan penyelidikan setelah mendapatkan informasi keberadaan tersangka di sebuah indekos kawasan Sewon, Bantul. Setelah disanggong berhari-hari, akhirnya Wawan tak berkutik saat kamarnya digrebek petugas. Apalagi di dalamnya ditemukan berbagai barang elektronik yang diduga hasil curian.

Sejumlah barang bukti yang disita terdiri atas, satu unit LCD, lima unit laptop, lima unit ponsel dan sejumlah tas. Barang tersebut belum laku terjual di pasaran. Dalam catatan kepolisian tersangka sebelumnya pernah ditangkap pihak berwenang dalam kasus yang sama. "Dugaannya masih banyak TKP lainnya, karena barangbukti cukup banyak," ujar dia.