Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Seismograf gempa bumi - Ilustrasi/StockCake
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,6 mengguncang Kabupaten Gunungkidul pada Minggu (25/1/2026) pukul 15.52 WIB. Meskipun terasa cukup kuat oleh warga, hingga kini belum ada laporan kerusakan.
Seorang warga Putat, Patuk, Erfanto, mengaku merasakan getaran gempa. Pintu dan kaca rumahnya bergetar saat sedang berbincang di teras.
“Terasa karena saya sedang ngobrol dengan teman di teras rumah. Tiba-tiba kaca dan pintu bergetar,” ujar Erfanto saat dihubungi, Minggu sore.
Meski begitu, gempa tidak menimbulkan kerusakan. Erfanto bersama keluarganya langsung memeriksa kondisi rumah dan memastikan semuanya aman.
“Semua aman. Saya merasakan dua kali getaran, sedangkan teman saya sampai tiga kali getaran,” tambahnya.
Kepala Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Edy Winarta, menyatakan belum ada laporan dampak dari gempa ini. Namun pihaknya tetap melakukan monitoring untuk memastikan keamanan wilayah.
“Sementara masih aman. Tapi, akan terus kami pantau,” kata Edy.
Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi, menjelaskan gempa ini memiliki magnitudo M4,6 dengan pusat di koordinat 8,88 LS; 110,24 BT, sekitar 106 km arah barat daya Gunungkidul, dengan kedalaman 10 kilometer.
“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan gempa dangkal akibat sesar aktif di laut,” ujar Ardhianto.
Gempa juga dirasakan di sejumlah wilayah lain, antara lain Bantul, Yogyakarta, Pacitan, Sleman, Kulonprogo, dan Wonogiri. Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan atau korban akibat gempa.
“Hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami, dan hingga kini belum ada aktivitas gempa susulan,” tutup Ardhianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Prabowo menyebut motor listrik nasional sebagai contoh Indonesia Incorporated melalui kolaborasi swasta, BUMN, dunia usaha, dan akademisi.
Hiromu Tanaka mengaku gugup saat pertama kali bermain di luar Jepang bersama PSS Sleman. Ia kini beradaptasi dengan cuaca Indonesia.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.