PPDB 2017 : Kuota Dihapus, Daerah Pasrah

Petugas memverifikasi data siswa pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMA Negeri 1 Solo, Senin (16/6/2014). Dalam PPDB Kota Solo Tahun Ajaran 2014/2015, kuota untuk siswa dari keluarga miskin (gakin) ditambah 25% dari semula menyusul dihapusnya sekolah plus. (Ardiansyah Indra Kumala/JIBI - Solopos)
13 Oktober 2016 23:20 WIB Jogja Share :

PPDB 2017 untuk DIY, kuota sekolah tingkat SMA sederajat dihapus

Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Pendidikan Kulonprogo menyatakan bisa mencegah niat para siswa dari wilayah setempat yang ingin melanjutkan studi ke SMA di luar wilayah saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun depan.

Kepala Dinas Pendidikan Kulonprogo Sumarsana mengungkapkan, dinas semakin tidak memiliki kewenangan untuk mencegah setiap lulusan memilih sekolah lain di luar daerah.

(Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/07/12/ppdb-2016-ospek-tidak-boleh-neko-neko-736550">PPDB 2016 : Ospek Tidak Boleh "Neko-neko")

"Sekarang untuk tingkat SMA kan kewenangannya di provinsi. Jadi kami semakin tidak bisa nggondheli siswa di sini untuk agar tidak lari ke luar daerah," ujar Sumarsana saat dihubungi Harianjogja.com melalui sambungan telepon, Kamis (13/10/2016) siang.

Hal yang terjadi tentu saja menurut dia, sekolah di Kulonprogo akan krisis siswa.

"Sebelum ada pengalihan status ini saja beberapa sekolah di sini ada yang kekurangan siswa. Apalagi setelah dinas kabupaten tidak punya kewenangan terhadap SMA," jelas dia.