INFRASTRUKTUR BANTUL : Bendungan Karang Jebol, 64 Hektar Lahan Terancam Kurang Air

Lubang tampak menganga di Bendungan Karang, Desa Donotirto, Kecamatan Kretek, Jumat (21/10/2016) siang. (Arief Junianto/JIBI - Harian Jogja)
22 Oktober 2016 05:20 WIB Arief Junianto Bantul Share :

Infrastruktur Bantul berupa bendungan di Donotirto jebol.

Harianjogja.com, BANTUL -- Dinding bendungan Karang di kawasan Desa Donotirto jebol, Kamis (21/10/2016) petang. Lebih dari 64 hektar lahan pertanian di Desa Tirtohargo terancam kekeringan.

Kepala Seksi Operasi Jaringan Irigasi Dinas Sumber Daya Air (SDA) Bantul Yitno, menyampaikan mulai pekan depan, pihaknya segera mengajukan surat kepada pihak BBWSO untuk menindaklanjuti kerusakan itu. Terlebih saat ini pertanian Kabupaten Bantul tengah memasuki masa awal musim tanam I.

Warga di sekitar bendungan, Sutini membenarkan bendungan jebol ini berdampak pada lahan sawah yang berada di Desa Tirtohargo. Pasalnya, pembangunan saluran air di bendung itu dulunya memang atas permintaan warga Desa Tirtohargo.

Akibat insiden ini, permukaan air di sekitar bendung itu menyusut hingga lebih dari lima meter. Aliran air pun kini mengalir di bawah permukaan pintu saluran intake.

“Itu artinya kan air tidak bisa masuk ke saluran yang mengarah ke lahan sawah,” ucapnya.