PENEMUAN BARU : Libur, Disbudpar Baru Datangi Lokasi Penemuan Koin Senin

Kanit Reskrim Polsek Playen Aiptu Teguh Priyo menunjukan ribuaan koin kuno yang ditemukan oleh warga Dusun Gedad, Desa Banyusoco, Playen. Jumat (21/10/2016).(David Kurniawan/JIBI - Harian Jogja)
23 Oktober 2016 19:20 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Penemuan baru belum dapat diproses tuntas pekan ini.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Keberadaan ribuan koin kuno yang ditemukan Saridi, warga Dusun Gedad, Banyusoco masih menjadi menjadi misteri. Hingga kemarin asal usul barang tersebut belum diketahui pasti karena masih harus menunggu kajian dari tim ahli.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul baru melakukan pengecekan ke lokasi penemuan pada Senin (24/10/2016). Sebab penemuan terjadi di akhir pekan, waktu seluruh pegawai dinas libur.

"Besok Senin, kami akan ke lokasi untuk melakukan pengecekan," kata Sekretaris Disbudpar Gunungkidul Siti Isnaini Dekoningrum saat dihubungi Harianjogja.com, Sabtu (22/10/2016).

(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/10/21/penemuan-baru-ribuan-koin-kuno-seberat-135-kg-ditemukan-di-gedad-762555">PENEMUAN BARU : Ribuan Koin Kuno Seberat 13,5 Kg Ditemukan di Gedad)

Menurut dia, kedatangan ke lokasi penemuan dinas tidak akan sendiri karena akan melibatkan pegawai dari Balai Pelestarian Cagar Budaya DIY. Hal itu dilakukan karena badan tersebutlah yang memiliki kewenangan untuk meneliti asal usul hingga dari zaman apa koin kuno tersebut dibuat.

"Kita tidak memiliki kewenangan karena sudah ada badan khusus yang meneliti benda-benda kepurbakalaan," katanya.

Sementara itu, salah seorang warga Gedad, Ismail mengaku jika sampai kemarin sore, baru petugas kepolisian yang mendatangi lokasi penemuan. Selain melihat-lihat lokasi, para pertugas itu juga berniat mengamankan temuan koin kuno seberat 13,5 kilogram di Mapolsek Playen.

"Setelah pak polisi, hingga sekarang [kemarin] belum ada yang datang lagi," katanya.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Desa Banyusoco Sutiyono. Menurut dia, meski penemuan sempat menggegerkan warga sekitar, setelah itu kondisi kembali normal seperti biasa.

"Mudah-mudahan temuan itu bisa segera diteliti sehingga bisa diketahui barang apa itu," katanya.

Dia menambahkan, penemuan benda kuno di wilayah Banyusoco bukan yang pertama kali. Tahun lalu, warga Dusun Kepek I menemukan tulang belulang manusia yang terkubur dalam susunan batu yang dilengkapi dengan benda milik senjata di lokasi pertanian.

"Saya hanya berharap jika memang ribuan koin tersebut merupakan benda berharga, ada kompensasi tersendiri bagi yang menemukan. Hal itu dilakukan agar warga tidak kecewa dengan penemuan tersebut," ungkapnya.