Sapi Warga Gunungkidul Ditemukan Mati, Diduga Dicuri dan Disembelih di Lokasi
Sapi milik warga Panggang, Gunungkidul, ditemukan mati di ladang. Bagian paha hilang dan polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya.
Kanit Reskrim Polsek Playen Aiptu Teguh Priyo menunjukan ribuaan koin kuno yang ditemukan oleh warga Dusun Gedad, Desa Banyusoco, Playen. Jumat (21/10/2016).(David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Penemuan baru belum dapat diproses tuntas pekan ini.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Keberadaan ribuan koin kuno yang ditemukan Saridi, warga Dusun Gedad, Banyusoco masih menjadi menjadi misteri. Hingga kemarin asal usul barang tersebut belum diketahui pasti karena masih harus menunggu kajian dari tim ahli.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul baru melakukan pengecekan ke lokasi penemuan pada Senin (24/10/2016). Sebab penemuan terjadi di akhir pekan, waktu seluruh pegawai dinas libur.
"Besok Senin, kami akan ke lokasi untuk melakukan pengecekan," kata Sekretaris Disbudpar Gunungkidul Siti Isnaini Dekoningrum saat dihubungi Harianjogja.com, Sabtu (22/10/2016).
(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/10/21/penemuan-baru-ribuan-koin-kuno-seberat-135-kg-ditemukan-di-gedad-762555">PENEMUAN BARU : Ribuan Koin Kuno Seberat 13,5 Kg Ditemukan di Gedad)
Menurut dia, kedatangan ke lokasi penemuan dinas tidak akan sendiri karena akan melibatkan pegawai dari Balai Pelestarian Cagar Budaya DIY. Hal itu dilakukan karena badan tersebutlah yang memiliki kewenangan untuk meneliti asal usul hingga dari zaman apa koin kuno tersebut dibuat.
"Kita tidak memiliki kewenangan karena sudah ada badan khusus yang meneliti benda-benda kepurbakalaan," katanya.
Sementara itu, salah seorang warga Gedad, Ismail mengaku jika sampai kemarin sore, baru petugas kepolisian yang mendatangi lokasi penemuan. Selain melihat-lihat lokasi, para pertugas itu juga berniat mengamankan temuan koin kuno seberat 13,5 kilogram di Mapolsek Playen.
"Setelah pak polisi, hingga sekarang [kemarin] belum ada yang datang lagi," katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala Desa Banyusoco Sutiyono. Menurut dia, meski penemuan sempat menggegerkan warga sekitar, setelah itu kondisi kembali normal seperti biasa.
"Mudah-mudahan temuan itu bisa segera diteliti sehingga bisa diketahui barang apa itu," katanya.
Dia menambahkan, penemuan benda kuno di wilayah Banyusoco bukan yang pertama kali. Tahun lalu, warga Dusun Kepek I menemukan tulang belulang manusia yang terkubur dalam susunan batu yang dilengkapi dengan benda milik senjata di lokasi pertanian.
"Saya hanya berharap jika memang ribuan koin tersebut merupakan benda berharga, ada kompensasi tersendiri bagi yang menemukan. Hal itu dilakukan agar warga tidak kecewa dengan penemuan tersebut," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sapi milik warga Panggang, Gunungkidul, ditemukan mati di ladang. Bagian paha hilang dan polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya.
Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron memastikan ancaman ubur-ubur menghilang di kawasan pantai, tapi pengunjung diminta waspada potensi laka laut.
Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto mengusulkan BMKG, Badan Geologi, dan BNPB disatukan dalam satu payung untuk memperkuat koordinasi bencana.
Wamenko Pangan Hanif Faisol menegaskan penyaringan SPPG tanpa SLHS terus berjalan. BGN sebelumnya menghentikan sementara 1.999 dapur MBG.
Sebanyak 7.363 KPM bansos Sleman masuk data klarifikasi. Sejumlah rekening terdeteksi transaksi judi online dan pinjaman online.
Pertamina Patra Niaga mengambil alih SPBU yang melanggar penyaluran BBM subsidi melalui skema kerja sama operasi atau KSO.