Advertisement
BANDARA KULONPROGO : KKOP Libatkan Bantul dan Purworejo
Advertisement
Bandara Kulonprogo melibatkan tiga wilayah untuk Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP)
Harianjogja.com, KULONPROGO- Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) akan dibahas dengan tiga daerah yakni Kulonprogo, Bantul, dan Purworejo. Namun, hal tersebut baru akan dilakukan setelah groundbreaking bandara terlaksana.
Advertisement
Project Manager Kantor Proyek Pembangunan Bandara NYIA PT Angkasa Pura I, R.Sujiastono mengatakan bahwa pembahasan KKOP bandara sudah masuk dalam tahapan pembangunan bandara.
Pihak Angkasa Pura sendiri telah menyiapkan gambar KKOP yang akan melibatkan 3 daerah di sekitar lokasi bandara. “KKOP akan dibahas seusai pencairan dan groundbreaking selesai dilakukan,”jelasnya, Senin (24/10/2016).
Diperkirakan, KKOP akan mencakup kawasan dengan radius sekitar 10 hingga 15 kilometer. Sujiastono menganalogikan kawasan tersebut seperti stadion olahraga dengan pengaturan yang berbeda untuk setiap jangkauan.
Secara umum, pembahasan tersebut akan mencakup aturan keselamatan salah satunya mengenainya ketinggian bangunan yang diperkenankan.
Namun, pada tahap awal, Sujiastono mengatakan bahwa pembahasan serupa sudah pernah dilakukan dengan Pemkab Kulonprogo.
Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi sejumlah izin investasi yang akan diberikan Pemkab Kulonprogo untuk sejumlah kawasan di sekitar Temon.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kulonprogo, Astungkoro mengatakan bahwa Pemkab Kulonprogo sejak lama telah menyiapkan Rencana Detail Kawasan Perkotaan (RDTR) Kota Temon sebagai penyokong keberadaan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA). Namun, keberadaan aturan ini juga membutuhkan pertimbangan dari pemerintah DIY dan PT Angkasa Pura 1.
Aturan tersebut nantinya akan mencakup aturan teknis terkait keberadaan bandara dan zonasi di sejumlah sekitarnya. “Kawasan luar bandara sekitar radius 5 kilometer, diatur peruntukannya salah satunya bagi investasi,” jelasnya.
Meski demikian, sejauh ini Pemkab Kulonprogo sendiri telah melakukan seleksi yang disesuaikan dengan aturan tersebut serta peraturan keselamatan bandara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penerbangan Singapore Airlines ke Dubai Masih Dibatalkan, Ini Sebabnya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
Advertisement
Advertisement




