Transaksi Saham di DIY Mencapai Rp300 Miliar Per Bulan

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) DIY Irfan Noor Riza (berdiri) ketika menjelaskan mengenai amnesti pajak di Help Desk Amnesti Pajak yang baru diresmikan di KP BEI DIY, Jogja, Senin (25/7/2016). (Kusnul Isti Qomah/JIBI - Harian Jogja)
27 Oktober 2016 14:55 WIB Kusnul Isti Qomah Jogja Share :

Transaksi saham di DIY mencapai Rp300 miliar per bulan

Harianjogja.com, JOGJA—Jumlah investor saham di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus meningkat. Sejalan dengan itu, besaran transaksi juga mengalami peningkatan menjadi rata-rata Rp300 miliar per bulan.

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) DIY Irfan Noor Riza mengatakan, jumlah investor per September 2016 tercatat sebesar 20.091. Ia menyebut perkembangan jumlah investor di DIY sangat baik.

“Jika dilihat pada Januari 2009 lalu jumlah investor saham di DIY hanya 900, sekarang sudah mencapai 20.091 investor,” ujar dia, Rabu (26/10/2016).

Ia menyebutkan, dari Januari hingga September 2016, total transaksi saham yang terjadi sekitar Rp2,7 triliun. Rata-rata transaksi per bulan sekitar Rp300 miliar. Transaksi tertinggi tercatat Rp500 miliar. Hal itu terjadi pada awal-awal tahun.

“Untuk siklus, memang ada kecenderungan peningkatan transaksi pada awal tahun karena mungkin banyak yang membutuhkan dana. Tapi, hal itu belum bisa dijadikan patokan pasti untuk siklus,” kata dia.

Ia menyebutkan, BEI terus berupaya meningkatkan literasi dan utilitas masyarakat terhadap pasar modal. BEI sudah membentuk 27 Galeri Investasi di DIY. Saat ini BEI DIY juga tengah mendorong Galeri Investasi di DIY dan sekitarnya dalam hal edukasi dan sosialisasi ke masyarakat.