PILKADA KULONPROGO : Iriani Angkat Isu Pemberdayaan Perempuan

Zuhadmono Azhari dan BRAy Iriani Pramastuti memberikan keterangan kepada media massa usai mendaftarkan diri sebagai bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulonprogo, Kamis (29/9/2016).(Harian Jogja/Rima Sekarani I.N./JIBI - Harian Jogja)
30 Oktober 2016 14:20 WIB Sekar Langit Nariswari Kulonprogo Share :

Pilkada Kulonprogo masuk tahap kampanye

Harianjogja.com, KULONPROGO-Calon wakil bupati Kulonprogo, Iriani mengangkat isu pemberdayaan dan partisipasi perempuan dalam sejumlah agenda kampanyenya yang digelar Sabtu (29/10/2016). Kampanye hari kedua satu-satunya calon perempuan dalam pilkada Kulonprogo 2017 ini diisi dengan mendatangai lima lokasi di sejumlah kecamatan.

Ketua Tim Pemenangan pasangan Zuhadmono-Iriani, Yusron Martofa mengatakan bahwa agenda kampanye Iriani kebanyakan diisi dengan dialog dengan masyarakat untuk memperkenalkan diri dan memahami masalah warga. Selain itu, Iriani juga mengingatkan masyarakat untuk hadir di TPS pada hari pemilihan yang jatuh pada 15 Februari mendatang.

Berdasarkan dialog yang telah digelar kemarin, ia menguraikan bahwa Iriani banyak mendapat masukan mengenai implementasi peran perempuan dalam penyelenggaran pemerintahan sejauh ini. “Kaitannya bagaimana peran perempuan bukan hanya kata-kata semata,” jelasnya kemarin.

Selain itu, disampaikan pula sejumlah visi dan misi pasangan ini terkait persoalan peningkatan keimanan, kebudayaan dan nilai-niai relijius. Iriani juga membagikan selebaran visi dan misinaya kepada masyarakat serta menguraikan lebih lanjut niatannya untuk mambangun Kulonprogo yang lebih baik.

Adapun, kampanye Tim Hadir dibagi menjadi 2 kawasan yakni Kulonprogo utara yang dilakukan oleh Zuhadmono dan Kulonporogo selatan yang dihadiri oleh Iriani. Yusron menyebutkan bahwa Iriani hadir di sejumlajh kegiatan masyarakat di Sentolo, Panjatan, Wates, dan Temon. Sedangkan Zuhadmono memiliki agenda di Nanggulan dan Lendah.

Sementara itu, Istana, Sekretaris DPC PDIP Kulonprogo sekaligus tim pemenangan pasangan Hasto Wardoyo-Sutedjo mengatakan tidak ada konsep khusus yang diangkat dalam kampanye timnya. “Konsepnya adalaha menyapa rakyat, memberikan pencerahan,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa tidak ada jadwal mendetail yang disusun karena setiap hari memang dicanangkan sebagai waktu menampung aspirasi masyarakat.