Advertisement

CUACA EKSTREM : Waspada, Angin Puting Beliung Mungkin Terjadi

Irwan A Syambudi
Senin, 07 November 2016 - 09:20 WIB
Mediani Dyah Natalia
CUACA EKSTREM : Waspada, Angin Puting Beliung Mungkin Terjadi

Advertisement

Cuaca ekstrem diprediksi terjadi di Bantul

Harianjogja.com, BANTUL--Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, Di wilayah DIY, termasuk Kabupaten Bantul bakal terjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul melakukan kesiap-siagaan dengan mengaktifkan 21 posko bencana dan meminta warga waspada.

Advertisement

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRS) BPBD Kabupaten Bantul, Effendi, mengatakan, wilayah Kabupaten Bantul menjadi salah satu daerah yang berpotensi terkena dampak cuaca ekstrim.

“Peringatan dini dari BMKG kami terima tadi malam pukul 23:11 WIB, bahwa DIY menjadi wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang atau puting beliung,” ungkapnya, Minggu (6/11/2016).

Cuaca ekstrim itu menurutnya sebagai imbas dari badai tropis Typhoon Meari yang terjadi di Samudera Pasifik di sebelah timur Philipina. Intensitas badai Typhoon Meari akan terus meningkat dalam 24 jam ke depan dan terdapat dua tekanan rendah di Samudera Hindia barat daya Sumatera dan di Laut Cina Selatan.

Akibat adanya tekanan rendah itu, lanjut Effendi, akan mengakibatkan kelembaban udara tinggi di sebagian besar wilayah di Indonesia, sehingga akan mendukung proses pertumbuhan awan hujan yang menyebabkan hujan lebat dan angin kencang. Untuk kini BPBD telah siap siaga.

“Kami juga sudah sampaikan ke jajaran FPRB (Forum Pengurangan Resiko Bencana) di seluruh desa untuk waspada karena sewaktu-waktu akan terjadi hujan dan angin kencang,” jelasnya.

Ketua FPRB Kecamatan Piyungan, Amad Yani mengatakan beberpa waktu lalu dia sudah berkoordinasi dengan BPBD terkait dengan kesiap siagaan bencana dalam menghadapi cuaca ekstream. Lanjutnya lagi posko siaga darurat bencana juga telah disepakati untuk didirikan di kompleks Kantor Kecamatan Piyungan. Namun menurutnya, dari hasil koordinasi yang dilakukan dengan BPBD pada Jumat (4/11/2016) malam. Aktivasi posko baru bisa dilakukan setelah ada surat resmi dari BPBD pada Senin (7/11/2016).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak

Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak

News
| Sabtu, 04 April 2026, 17:07 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement