Advertisement
CUACA EKSTREM : Diprediksi Sampai Januari, Ini Persiapan Pemkot Jogja
Advertisement
Cuaca ektrem diperkirakan akan terjadi hingga awal tahun 2017.
Harianjogja.com, JOGJA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menetapkan siaga darurat bencana sejak 27 Oktober sampai 27 Januari 2017 mendatang. Siaga darurat bencana ini sesuai dengan imbauan dari Badan Meteorologi Klimatologi dn Geofisika (BMKG) DIY terkait potensi cuaca ekstrem selama beberapa waktu ke depan.
Advertisement
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja, Hery Eko Prasetyo terkait status ini, total personel BPBD Kota Jogja sebanyak 58 orang, petugas Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalpos) 19 orang, Tim Reaksi Cepat (TRC) 15 orang, dan tenaga cadangan enam orang dipersiapkan. Selain itu empat posko pengamatan juga diintensifkan untuk memantau Sungai Code, Gajahwong, dan Winongo. Hery juga menekankan relawan bencana di semua kampung untuk saling menginformasikan jika terjadi bencana.
Ia mengklaim luapan semua sungai yang melintasi wilayah Jogja, Kamis (10/11/2016) sore dapat diantisipasi sehingga tidak sampai ada korban karena warga sudah tanggap bencana. Meski demikian, beberapa rumah sempat terendam.
Selain itu, infrastruktur jalan di RT 11 RW 03 Bintaran, Wirogunan, Mergangsan, juga ambles akibat gorong-gorong dibawah jalan tersebut tergerus aliran Sungai Code. Satu rumah dan satu pos ronda di sekitar lokasi amblesnya jalan juga terancam roboh karena dibawah bangunan rumah dan pos ronda terkikis air.
Staf Pusdalops BPBD Kota Jogja, Suyatman mengatakan meski hujan Kamis lalu di Jogja terjadi sore namun dampaknya cukup besar karena sejak siang hari di Slemn sudah hujan sehingga ada limpahan air hujan ke sungai.
"Semua kali baru mulai surut itu sekitar pukul 17.00-17.30 WIB," kata dia. Sejauh ini diakui Suyatman kerusakan infrastruktur yang tercatat baru di Bintaran, Wirogunan, Mergangsan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




