Advertisement

Cinta Damai Berawal dari Alun-Alun Wates

Rima Sekarani
Rabu, 16 November 2016 - 06:20 WIB
Nina Atmasari
Cinta Damai Berawal dari Alun-Alun Wates

Advertisement

Cinta Damai diserukan oleh Penjabat Bupati Kulonprogo, Budi Antono

Harianjogja.com, KULONPROGO-Masyarakat Kulonprogo diimbau selalu ikut menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Perbedaan yang ada hendaknya tidak menjadi alasan memecah belah persatuan, tetapi dijadikan kekuatan untuk mendukung program pembangunan.

Advertisement

Penjabat Bupati Kulonprogo, Budi Antono menyampaikan pernyataan tersebut saat memimpin Apel Besar Kebhinekaan dan Cinta Damai di Alun-alun Wates, Kulonprogo, Selasa (15/11/2016).

“Seluruh elemen masyarakat pasti ingat. Namun saya kembali mengingatkan untuk selalu merapatkan barisan, mendukung NKRI dengan menjaga toleransi,” kata Budi.

Budi memaparkan, Indonesia adalah negara yang majemuk akan budaya, adat istiadat, agama, dan ras. Segala perbedaan itu bisa menjadi kekuatan yang solid apabila dikelola dengan baik.

Menurutnya, berbagai tantangan untuk menguji kekuatan itu akan semakin kompleks. Namun, dia yakin kondisi seberat apapun dapat dilalui dengan baik jika semua pihak tetap menjaga komitmen bersama.

Apel diikuti ratusan orang dari berbagai elemen masyarakat. Mereka kemudian melakukan deklarasi bersama untuk memelihara persatuan bangsa di wilayah Kulonprogo.

Kapolres Kulonprogo, AKBP Nanang Djunaedi mengatakan, kegiatan itu juga masih berkaitan dengan peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November lalu. Dia berharap masyarakat menjiwai semangat pahlawan yang berjuang bersama tanpa membeda-bedakan latar belakang.

“Kami ingin mengajak seluruh masyarakat menjaga NKRI. Kita tetap harus menjaga kebhinekaan dengan saling menghargai dan menghormati perbedaan,” ujar Nanang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Gempa Magnitudo 5,7 Terjadi di Tuapejat Mentawai, Picu Kepanikan

Gempa Magnitudo 5,7 Terjadi di Tuapejat Mentawai, Picu Kepanikan

News
| Sabtu, 04 April 2026, 19:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement