WISATA SLEMAN : Semakin Banyak Wisatawan Menyukai Wisata di Pedesaan

Suasana objek wisata Blue Lagoon Tirta Budi di Desa Wisata Dalem, Widodomartani, Ngemplak, Sleman belum lama ini. (JIBI/Harian Jogja - Bernadheta Dian Saraswati)
20 November 2016 03:20 WIB Holy Kartika Nurwigati Sleman Share :

Wisata Sleman di desa wisata semakin menggeliat

Harianjogja.com, SLEMAN-Desa wisata di Kabupaten Sleman mulai menggeliat seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke destinasi ini. Kolaborasi antar desa wisata dinilai menjadi salah satu faktor meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman, Endah Sri Widiastuti mengungkapkan, kunjungan wisatawan pada tahun 2015 lalu mencapai 214.000 orang. Terdiri dari 213.237 wisatawan domestik dan 1.613 wisatawan mancanegara.

“Data tahun ini belum dirilis karena masih menunggu akhir tahun, tetapi kami optimis ada peningkatan. Memang untuk wisatawan manca belum terlalu banyak,” ujar Endah pekan lalu.

Sepanjang tahun 2015 terdapat lima desa yang mendapat kunjungan wisatawan tertinggi dibandingkan desa wisata lainnya. Di antaranya Desa Wisata Pulosari, Blue Lagoon, Pentingsari, Rumah Dom dan Srowulan. Endah mengungkapkan salah satu keberhasilan meningkatnya wisatawan yang berkunjung ke desa wisata, yakni adanya kerjasama yang baik antar desa wisata.

Hal itu diamini oleh Ketua Forum Komunikasi Desa Wisata Sleman,Aloysius Sudarmadi. Darmadi mengungkapkan, jika salah satu desa tidak dapat menampung tamu karena penuh, maka akan dialihkan ke desa lain.

“Kami saling kolaborasi agar sama-sama terpenuhi tamunya. Tamu kami juga kebanyakan adalah dari institusi pendidikan, baik dalam maupun luar negeri,” ujar pengelola Desa Wisata Brayut ini.