HARGA KEBUTUHAN POKOK : Penjual Daging Sapi di Pasar Sepi Pembeli karena Banyak Promo di Supermarket

Pedagang daging sapi di Pasar Kranggan menjual daging sapi mulai kualitas I, kualitas II, sampai tetelan lemak sapi. (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI - Harian Jogja)
21 November 2016 12:43 WIB Bernadheta Dian Saraswati Jogja Share :

Harga kebutuhan pokok untuk komoditas daging sapi masih bertahan stabil

Harianjogja.com, JOGJA-Harga komoditas daging sapi di pasar tradisional  cenderung stabil. Di Pasar Kranggan sendiri, salah satu pedagang daging sapi, Supri, menjual dengan harga Rp115.000 per kilogram (kg) untuk kualitas I. Harga tersebut sudah berlangsung sejak Lebaran 2016.

Ia bahkan sudah memprediksi pada akhir tahun nanti tidak akan terjadi kenaikan harga. Sebab, pasar daging sapi di pasar tradisional kini semakin sepi dan tidak dapat diprediksi penjualannya.

“Sekarang sepi karena supermarket besar banyak menjual daging beku, jadi orang nggak harus ke pasar pagi hari. Bayar pakai kartu kredit belanjanya bisa sore,” katanya pada Harianjogja.com, Senin (21/11/2016).

Pembeli pun semakin diberi kemudahan untuk berbelanja. Mereka terutama yang harus bekerja di pagi hari, bisa berbelanja sore hari di supermarket. Selain itu, harga daging beku yang lebih murah dibandingkan daging segar serta promo-promo yang disajikan juga cukup menarik perhatian konsumen.

Supri mengatakan, berjualan daging sapi pada saat ini tidak dapat diprediksi hasilnya. Dulu, katanya, dalam sehari pasti bisa menjual 50 kg daging, tetapi saat ini tidak pasti. “Bisa jual 50 kg pun enggak tentu bisa,” ujarnya.