BANDARA KULONPROGO : Pencairan Tahap Ketiga Terganjal Proses Administrasi

Pencairan di Glagah 2 terlihat lengang dan hanya dihadiri oleh tim dari PT Angkasa Pura 1 dan pihak perbankan di Balai Desa Glagah, Senin (26/9/2016). Pencairan bagi penggarap PAG ditangguhkan sesuai dengan permintaan perangkat Desa Glagah hingga kejelasan kompensasi dari Puro Pakualaman diketahui. (Sekar Langit Nariswari/JIBI - Harian Jogja)
23 November 2016 22:20 WIB Sekar Langit Nariswari Kulonprogo Share :

Bandara Kulonprogo untuk groundbreaking mundur.

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Pencairan ganti rugi lahan terdampak pembangunan bandara tahap ketiga terganjal proses administrasi. Pasalnya, sejumlah berkas milik warga terdampak sampai saat ini masih diproses di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/11/22/bandara-kulonprogo-wtt-gelar-demo-menolak-pembangunan-bandara-770879">BANDARA KULONPROGO : WTT Gelar Demo Menolak Pembangunan Bandara)

Penundaan ini sekaligus memastikan mundurnya jadwal groundbreaking bandara yang sedianya ditargetkan pada akhir November ini. Project Manager Kantor Proyek Pembangunan Bandara NYIA PT Angkasa Pura I, R.Sujiastono mengatakan kepastian pencairan masih harus menunggu tahapan di BPN.

“Masih harus dipastikan ke BPN dulu, mungkin minggu depan,”jelasnya ketika dihubungi Rabu (23/11/2016).

Meski dipastikan mundur, Sujiastono berkilah jika hal itu dilakukan dengan pertimbangan kepentingan masyarakat luas. Groundbreaking sendiri akan dilaksanakan setelah semua pembayaran lahan dan aset terdampak bandara selesai dilakukan.