Advertisement
Tim SAR DIY Gunakan Uang Pribadi untuk Penanganan Bencana
Advertisement
Tim SAR DIY menggunakan uang pribadi untuk penanganan bencana
Harianjogja.com, JOGJA- Tim Search and Rescue (SAR) DIY menggunakan uang pribadi untuk penanganan bencana.
Advertisement
Komandan SAR DIY Brotoseno mengatakan saat rawan bencana seperti sekarang, seluruh anggota SAR DIY siap memberikan bantuan selama 24 jam.
Warga masyarakat bisa langsung menghubungi jika membutuhkan bantuan dengan tanpa dipungut biaya sepeserpun.
Ia mengklaim, anggota SAR seluruh DIY telah memiliki hobi memberikan pertolongan. Meski dalam setiap operasi selalu menggunakan uang pribadi masing-masing.
"Kadang ada anggota yang ikut pelatihan diselenggarakan pemerintah lalu diberi uang saku, itu juga masuk dalam kotak [kas kemanusiaan] yang dipakai untuk kegiatan kemanusian," ujarnya, dalam jumpa pers di Kantor SAR DIY, Jalan Tentara Rakyat Mataram, Jetis, Kota Jogja, Rabu (30/11/2016).
Saat ini, SAR DIY memiliki 15 anggota penyelam dan 30 orang spesialis vertical rescue. Peralatan selam baru memiliki empat unit, jika dalam operasi terjadi kekurangan biasanya meminta bantuan peralatan selam.
Bencana yang kerap terjadi antara lain, laka sumur longsor, laka sungai, tenggelam di embung, laka gua, llongsor, banjir hingga laka laut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KA Bandara YIA Selasa 17 Maret 2026: Transportasi Cepat Efisien
- Polresta Sleman Gencarkan Patroli Malam Antisipasi Konvoi Remaja
- Gempa Magnitudo 2,5 Getarkan Bantul, Pusat Berada di Kedalaman Dangkal
- Jadwal Bus Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Ndrini 17 Maret
- Pelaku Wisata Gunungkidul Diminta Tak Nuthuk Harga Saat Libur Lebaran
Advertisement
Advertisement





